Untuk menjaga lingkungan bisnis yang baik, Menteri Perindustrian memantau kegiatan industri

Reporter Tribunnews.com, Lita Febriani melaporkan-Tribunnews.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian terus memantau perkembangan kegiatan industri di berbagai sektor di negara ini, terutama terkait dengan coronavirus atau pandemi Covid-19. Pemerintah telah mengeluarkan perintah untuk mempercepat manajemen epidemi Covid-19 untuk melindungi operasi komunitas bisnis negara tersebut. Oleh karena itu, menciptakan suasana bisnis yang baik juga merupakan prioritas utama. Namun, itu membutuhkan dukungan dari semua pemangku kepentingan, “kata Agus dalam pernyataan resmi, Kamis (2/4/2020). Pandemi Covid-19 telah menghasilkan prospek bagi dunia ekonomi termasuk Indonesia. Dampak .

Baca: Kabar baik! Profesor PUFF, Nucleus Farma dan Nidom Foundation sedang mengembangkan obat Covid-19

Meskipun demikian, pengalaman China dapat digunakan sebagai pelajaran, terutama sekarang, negara tirai bambu Mulai meningkat.

Baca: Hari ini, Anies meminta Menteri Kesehatan untuk menyetujui status PSBB ke DKI di Jakarta- “Cina memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dalam krisis seperti ini. Karena jika ekonomi Tiongkok membaik, itu juga akan mempengaruhinya. Oleh karena itu, dalam menghadapi kesulitan ini, kita harus dapat menciptakan peluang baru, “kata Argus.

Baca: Curcumin berasal dari bahan-bahan alami, yang secara efektif dapat meningkatkan kekebalan, tetapi tidak berlaku untuk obat Covid-19– Bantuan Menanggapi Covid-19, beberapa pengusaha telah mulai meningkatkan produksi alat pelindung diri (PAD).

Baca: Organisasi Kesehatan Dunia: Masa inkubasi virus Corona adalah 1 hingga 14 hari, biasanya hanya 5 hari

PT Iwan Setiawan Lukminto, Presiden dan CEO Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), mengatakan kantornya mengoptimalkan produksi APD untuk memenuhi permintaan nasional yang meningkat.

Baca: Ilmuwan Cina mengklaim menemukan antibodi yang efektif untuk melindungi Covid- Tubuh 19 — “Untuk bahan baku” tidak masalah, karena kami membuatnya sendiri. Kami juga akan memproduksi pasokan medis, dan bulan ini kami membagikan 35 juta masker. Katanya ia siap membantu upaya pemerintah. Dengan pandemi Covid-19 Perjuangan. Anne berkata: “Kami menerapkan prosedur kesehatan dalam proses produksi pabrik. Selain itu, lembur dihindari, sehingga Anda dapat mempertahankan daya tahan dan membatasi jam kerja hingga delapan jam. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *