Launcher.id mengklarifikasi dugaan tentang pinjaman fintech untuk Catut 3

Laporan Reporter: Maizal Walfajri

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Sinergi Consulting Indonesia (Launcher.id), seorang konsultan hukum yang mengkhususkan diri pada perusahaan digital, telah mengumumkan klarifikasi mengenai dugaan Asosiasi Fintech yang Dibiayai Bersama Indonesia (AFPI). – Tuduhan yang dikeluarkan pada 20 Februari 2020 diduga merupakan keuntungan dari tiga anggota asosiasi di situs web perusahaan

AFPI mengatakan Launcher. ID menyalahgunakan logo dan nama tiga perusahaan pinjaman fintech (P2P) anggota AFPI , Yaitu Crowdo, Mekar dan PinjamDuit di situs web Launcher.ID.

“Menanggapi masalah penyalahgunaan logo dan nama perusahaan, sejak 13 Desember 2019, kami telah secara pribadi dan mengirim email surat balasan kepada tiga peserta pinjaman Fintech (P2P) ini,” menurut Laporan kas, Launcher.ID Managing Director Rahmat Adrian (Rahmat Adrian) mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis, Senin (2/3/2020). -Baca: Vietnam berhasil disembuhkan 156 Tidak Positif Corona, yang merupakan rahasia-Rahmat menjelaskan bahwa surat ini juga langsung bergabung dengan partainya ke badan resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Sejak itu, kami telah menghapus logo perusahaan dan nama dari situs web dan memberikan instruksi. Pada masalah ini, Rahmat Adrian berkata:” -Baca: Gubernur A Anies Baswedan meminta warga Jakarta untuk menghindari dua tempat hiburan ini di mana-mana?

Dia menambahkan itu sebagai klarifikasi baru, sejak pernyataan resmi AFPI, Launcher.ID juga mengklarifikasi AFPI pada 22 Februari 2020. Dipecahkan oleh perusahaan. Sejak akhir 2019, telah dikaitkan dengan pinjaman fintech (P2P). “” Dalam hal ini, kami sepenuhnya memahami peran AFPI sebagai asosiasi yang mempromosikan bisnis P2P untuk memastikan inklusi keuangan di Indonesia. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *