Teknologi digital untuk mengatur jadwal penerbangan di bandara

Reporter Tribunnews.com, laporan Hari Darmawan-Tribunnews.com-PT Jakarta Mukarmad Awaluddin, CEO Angkasa Pura (AP) II mengatakan bahwa penggunaan teknologi dapat membantu mengatur penerbangan terjadwal di bandara.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Awaluddin melanjutkan, telah mengeluarkan peraturan yang memungkinkan dukungan teknis dalam operasi bandara.

Menurut Awaluddin, adalah perlu untuk memanfaatkan teknologi untuk membuatnya lebih mudah bagi penumpang di pesawat untuk mengikuti prosedur yang berlaku untuk pesawat dan bandara. Awaluddin (Awaluddin) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (23/6/2020): “Tren juga dapat ditingkatkan.” Membaca: Turki akan melanjutkan penerbangan ke Taiwan pada Juli tahun depan — tentukan waktu penerbangan bandara , Surat Edaran No. 25. Awaluddin mengatakan bahwa Direktur Jenderal Administrasi Penerbangan Sipil mengawasi terminal penumpang selama jam sibuk 13/2020, dengan mempertimbangkan ruang lingkup dan konfigurasi terminal “bandara dan aplikasi teknologi”.

Baca: Amerika Serikat menolak untuk menambah jadwal penerbangan China Airlines-aplikasi perjalanan yang diluncurkan oleh PT AP II adalah teknologi digital yang dapat membantu penumpang saat ini menjalani prosedur di bandara. “Aplikasi ini dapat memverifikasi dokumen perjalanan penumpang secara digital. Selain itu, berkat Travelation, kapasitas bandara PT AP II dapat ditentukan secara fleksibel.” Awaluddin mengatakan bahwa penggunaan teknologi digital ini dapat meningkatkan kepercayaan publik. Selama pandemi Covid-19, kemampuan untuk meningkatkan waktu niche dapat ditingkatkan.

Awal Awaluddin Saat ini, penerbangan terjadwal dioperasikan sepenuhnya di bandara yang menampung PT AP II, termasuk Garuda Indonesia, Citilink, Batik Airlines, Lion Air, Srivijaia Airlines, NAM Airlines, Wings Airlines, Indonesia Asia Aviation, Trigana Airlines, Airfast ke Susi Airlines.

Baca: Pidato PKI dan Kadrun, Arief Poyuono Putus asa putus asa tidak menghadiri Konferensi Kehormatan Gerindra

“Kami memperkuat kerjasama dengan maskapai untuk menyelesaikan slot waktu, rute penerbangan, katanya, sesuai dengan rute penerbangan Frekuensi, pada Juli 2020, industri penerbangan dapat “memasuki periode pemulihan selama pandemi Covid-19.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *