Ekspor RI jelas tidak terpengaruh oleh virus korona

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Perdagangan (Mumbai) Agus Suparmanto mengatakan bahwa coronavirus tidak berpengaruh pada nilai ekspor Indonesia. — Alasannya adalah bahwa kegiatan di China dibatasi. Selain itu, perjalanan ke negara lain dibatasi.

Baca: Tim produksi idola Indonesia menggunakan pita hitam ketika Ashraf Sinclair pergi

Baca: Garuda Airlines menabrak Huddersfield 3-0, Dennis Wise ( Dennis Wise): Sebuah postur kecil tidak berarti Anda dapat meremehkan — Membaca: Orang lain, total 4 warga Indonesia yang positif dengan virus Diamond Princess Corona

pada kenyataannya, Cina adalah Indonesia Pemasok bahan baku terbesar. — “Sebenarnya, virus ini, kami lakukan, pada dasarnya, komoditas ini pada dasarnya tidak terpengaruh oleh ekspor. Hanya pergerakan orang ini yang akan memengaruhi ruang bisnis, itu akan melambat,” katanya, Rabu. (19/02/2020) Beritahu Jakarta. Mereka “tidak akan berkurang, tetapi akan melambat. Artinya, sekarang ruang dibatasi lagi, batas otomatis juga berkurang, dan konsumsinya juga berkurang.” Argus melanjutkan.

Pada saat yang sama, Indonesia akan menggunakan virus korona untuk mengekspor ke negara lain di luar China. Sejauh ini, pangsa pasar ekspor utama Indonesia adalah Cina, Amerika Serikat dan Jepang, diikuti oleh India, Singapura dan Malaysia.

Biro Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada 2019 ekspor Indonesia turun 6,94% menjadi 167.53 Dibandingkan dengan total nilai ekspor 1901,01 dolar AS pada 2018, perdagangan AS mencapai 1 miliar dolar AS.

Industri yang mengalami penurunan termasuk ekspor minyak dan gas pada 2019 yang 27% lebih rendah dari pada 2018, dan ekspor manufaktur 2,7 %, sedangkan ekspor pertambangan dan produk lainnya meningkat sebesar 15%.

Tahun ini, hanya ekspor pertanian yang meningkat 5%, dibandingkan dengan 3% pada 2018.

“Kami akan secara otomatis membuka ke pasar lain. Lebih tepatnya, bahan baku dipertahankan dari sana (Cina). Bahan baku dari Cina terus memainkan perannya. Ia mengatakan bahwa karena bawang putih kami tidak dilarang.- – Artikel ini dipublikasikan di Kompas.com dengan judul “Menteri Perdagangan untuk memastikan bahwa virus korona tidak mempengaruhi ekspor Indonesia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *