Pada Senin pagi, IHSG dibuka naik 4,5% ke level 4.339

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Perdagangan Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) (3 Maret 2020) dimulai, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam.

Data RTI dirilis. Bank Dunia (WIB) 09.10, IHSG terletak di 4.339,94, yang berarti 205,62 poin (4,52%) lebih rendah dari penutupan Jumat di 4,545,57.

Secara total, ada 29 saham di area hijau dan 233 saham di area merah. 74 operasi lainnya macet. Sejauh ini, volume transaksi telah mencapai 576,94 miliar rupee, dengan omset 402,2 juta saham.

Baca: Awal pekan ini, termasuk Asia, harga emas Antam naik sedikit menjadi 926.000 rupee per gram. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,72%, diikuti oleh Singapore Straits Times Index turun 4,07%, Shanghai Composite Index turun 1,66%, Indeks Nikkei Jepang turun. 3,69% telah diperbaiki.

Sebelumnya, Hans Kwee, direktur Mega Investama, memperkirakan bahwa hari ini IHSG akan direvisi karena defisit bursa AS dan Eropa.

“Awal minggu ini, kami berharap IHSG akan direvisi pertama setelah peningkatan tajam dalam perdagangan pada hari Kamis dan Jumat (minggu lalu). JCI memiliki kesempatan untuk berkonsolidasi ketika support jatuh dari 4.100 ke 3.911 dan resistensi Dia mengatakan itu jatuh dari 4.697 poin menjadi 4.937 poin.

Pada penutupan pasar saham AS Jumat lalu (27 Maret 2020), Dow Jones Industrial Average turun 3,8%. Indeks S&P 500 turun 3,37%, Indeks Nasdaq juga turun 3,79%. Di Eropa, indeks FTSE turun 5,2%, Xetra Dax terkoreksi 3,68%.

Artikel ini telah dipublikasikan di Kompas.com di bawah judul “Mulai minggu ini, JCI membuka 4,5%” .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *