Mulai 1 Mei, ASDP mengharuskan pengguna layanan Crossing untuk membeli tiket online

Seorang reporter dari Tribunnews.com Damawanri

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT ASDP Indonesia Ferry, mengharuskan pengguna layanan transit untuk membeli tiket online. Pelabuhan-pelabuhan itu akan mulai berlaku pada 1 Mei 2020, terutama empat pelabuhan utama, yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk. Layanan yang memfasilitasi pengguna untuk membeli tiket pesawat.

Baca: Prakiraan cuaca Jabodetabek Besok, Kamis, 9 April 2020: Awan pagi yang cerah dan cerah

Baca: Jepang telah menyatakan perubahan pada hari pertama keadaan darurat Sekolah-sekolah yang masih beroperasi- ” Selain itu, tiket online juga terkait dengan penerapan jarak yang sebenarnya, yang dapat meminimalkan interaksi antara pembeli dan konduktor, “Ira Rabu (2020/4/20). — Ira juga menjelaskan bahwa penjualan tiket baru Kebiasaan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan implementasinya.

“Oleh karena itu, untuk membuat sistem baru ini berfungsi dengan baik, saya berharap ini akan didukung dan bekerja sama dalam berbagai aspek seperti pemerintah, operator dan pengguna layanan.”

Ira lebih lanjut mengungkapkan bahwa ASDP telah merencanakan tiket online sejak tahun lalu. Ahli penjualan, dan dinamika sistem telah diundang untuk menerapkan tiket elektronik.

Dan telah terintegrasi antara penentuan kuota penjualan. Dan penyesuaian kapasitas port.

“Penerapan tiket elektronik disebut Ferizy, yang memiliki beberapa kelebihan, yaitu penumpang dapat menyesuaikan waktu keberangkatan sesuai jadwal kapal, karena antrian lebih tertib, sehingga perjalanan lebih efisien dan nyaman.” Lalu Kapasitas pelabuhan menjadi lebih terkendali, karena pelabuhan dapat dialokasikan dengan baik karena kuota setiap jam, sehingga waktu tunggu pelabuhan menjadi lebih terukur.

“Lalu, pendaftaran daftar data asuransi menjadi lebih tepat, yang menjadi hak pengguna jasa,” lanjut Ella.

Ella menjelaskan di sisi daftar bahwa kemudian, keamanan yang terkait dengan deklarasi diperkuat. Saat membeli tiket melalui situs web, pengguna layanan dapat lebih mudah mengisi daftar periksa online.

“Pengguna layanan hanya perlu mengisi daftar dan memesan tiket. Kemudian, pengguna layanan membayar tiket melalui transfer bank, Aja Link dan toko swalayan, dan PT Pos Indonesia. Kemudian, pengguna layanan tiba di pelabuhan Ira sesuai dengan deklarasi bea cukai: “Jadwal pembelian.

Ira melanjutkan dengan mengatakan bahwa untuk pengguna layanan dengan kendaraan, mereka hanya perlu menampilkan kode Quick Respone (QR) yang diperoleh kemudian ketika membeli tiket di stasiun tol pelabuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *