Karena pengaruh perhiasan emas pada gula, tingkat inflasi pada bulan Maret 2020 adalah 0,10%

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa tingkat inflasi pada Maret 2020 mencapai 0,10%.

Angka inflasi membuat tingkat inflasi untuk tahun kalender (year-to-date / year-to-date) 0,76%, dan tingkat inflasi keseluruhan adalah 0,76%. Tahun (satu tahun / lebih dari satu tahun) adalah 2,96%.

Suhariyanto, kepala BPS, mengatakan bahwa inflasi pada bulan Maret 2020 dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan baku.

Baca: Barcelona, ​​Liverpool, dan Arsenal bersaing untuk mendapatkan pembela PSG gratis

Baca: Masalah karantina Ridwan Camille di Jawa Barat: Tutup RT / RW pada bulan Mei, yang terbanyak di wilayah

Baca : Masker Leibu dapat digunakan oleh orang sehat dan idealnya dapat digunakan dalam kombinasi dengan masker – tingkat inflasi pada Maret 2020 lebih rendah dari Februari 2020 (bulanan / mtm).

“Jika Anda membandingkan tingkat inflasi pada bulan Maret 2020 dengan tingkat inflasi pada bulan Februari 2020, tingkat inflasi pada bulan Maret dan Februari dan tingkat inflasi tahunan akan lebih tinggi daripada pada bulan Februari. “Tingkat inflasi 0,28% lebih rendah, sehingga tingkat inflasi kuda lebih rendah setiap bulan,” kata Suhariyanto. Konferensi pers pada hari Rabu (1/4/2020) disiarkan langsung.

Suhariyanto memperkenalkan secara rinci bahwa dari 90 kota IHK yang disurvei, 43 kota IHK mengalami inflasi dan 47 kota mengalami deflasi.

Lhokseumawe memiliki tingkat inflasi tertinggi 0,64%, dan Timika memiliki tingkat inflasi tertinggi -1,91%. Harga perhiasan emas. Suhariyanto mengatakan bahwa meskipun alasan utama deflasi Timika adalah penurunan tiket pesawat, yang menyebabkan tingkat deflasi 0,77%, alasan utama 06% adalah peningkatan perhiasan emas, yang merupakan 0,05% dari saham

Selain itu, makanan, minuman dan tembakau menyumbang 0,10% dan 0,03%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *