Asabri tidak dapat menagih Bentjok dan Heru Hidayat sebesar Rp11,4 triliun, jadi ia meminta bantuan polisi

Koresponden Kontan Ferrika Sari melaporkan —TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Republik Indonesia atau angkatan bersenjata Asuransi Asabri siap untuk mengambil langkah-langkah untuk memulihkan aset perusahaan. Salah satunya meminta Presiden Direktur PT Hanson International Tbk Benedict Tjokrosaputro dan Presiden PT Trada Alam Tbk Heru Hidayat membayar aset investasi senilai 11,4 triliun rupee untuk menurunkan nilainya. 8 triliun, dan nilai Benny adalah 5,6 triliun rupiah.

CEO Asabri Sonny Widjadja mengatakan bahwa Asabri akan meminta polisi untuk membantunya memulihkan tanggung jawab kedua individu ini. Sonny mengatakan kepada Kongres, Rabu (19 Februari, 2020): “Kami akan mengizinkan polisi untuk mengumpulkan akun karena kami tidak memiliki hak untuk menarik atau menyita properti mereka.” Benny Tjokro dan Heru Hidayat berencana untuk memulihkan aset Asabri Kementerian membuat permintaan.

Baca: Seorang pengemudi mengungkapkan niat baik Ashraf Sinclair, berharap untuk memberi makan kucing di mana saja

Pemulihan aset Asabri juga mengharuskan 24 manajer investasi (MI) untuk bertanggung jawab atas pengurangan investasi Asabri untuk memenuhi prospektus yang dijanjikan .

Semua orang dipanggil oleh Asabri, tetapi hanya ada 12 MI. Sonny mengatakan: “Kami akan terus bersidang untuk membuat mereka juga ingin mengambil tanggung jawab.” – Manajemen investasi yang buruk berarti bahwa nilai aset Asabri pada tahun 2019 telah turun sebesar 16,8 triliun rupee. Ini adalah bagian dari kerugian yang belum direalisasi. Pengurangan terjadi dalam Old Age Savings Plan (THT), Asuransi Kompensasi Pekerja (JKK) dan Asuransi Kematian (JKM) dan Akumulasi Pensiun (AIP).

Jika dirinci, peringkat total aset Asabri dalam rencana ORL, JKK dan JKM akan meningkat dari Rp. 19, 4 triliun Rp pada 2018. Ada 10,6 triliun tahun lalu. Total aset AIP berasal dari Rp. Pada 2018, itu adalah 26,9 triliun rupiah. Pada 2019, tersisa 18,9 triliun dolar. Akibatnya, total aset Asabri turun sebesar Rs 16,8 triliun.

Alasan penurunan aset adalah bahwa nilai investasi saham Benny dan Heru turun dari 500 rp per saham menjadi 50 rp. Per saham. Saham Asabri di PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) dan Heru Trada Alam Minera Tbk (TRAM) dan saham Benny’s PT Hanson International Tbk (MYRX) mengalami penurunan nilai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *