Pengamat Ekonomi: Draf Hukum Pengangguran Komprehensif

TRIBUNNEWS.COM-Pengamat Ekonomi Muhammadiyah di Universitas Al Bara Sumatera Utara telah mengambil tujuan ambisius pemerintah untuk merumuskan rancangan undang-undang yang komprehensif.

Menurutnya, tagihan tenaga kerja dibuat untuk para penganggur.

“Tingkat pengangguran yang tinggi berharap saya tidak ingin ditekan. Saya pikir hukum yang komprehensif dari hukum ketenagakerjaan proyek bertujuan untuk mencapai tujuan ini,” kata Al Bara dalam diskusi pada hari Jumat (3 Juni 2020).

Al Bara mengatakan bahwa solusi untuk mengurangi jumlah pengangguran adalah menarik, sehingga investor dapat menciptakan lapangan kerja baru yang dapat menyerap tenaga kerja.

Baca: Para ekonom percaya bahwa “Keseluruhan Hukum” telah meningkatkan lingkungan investasi Indonesia.

“Lingkungan investasi harus diubah lagi. Bara.-Al Bara berharap bahwa melalui undang-undang omnibus dalam undang-undang hak cipta, pekerjaan peraturan yang tumpang tindih dapat diselesaikan – tujuan utama dari RUU tersebut dapat dicapai-yang lain Pengamat ekonomi Gunawa Benjamin percaya bahwa lingkungan investasi Indonesia yang buruk mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang stagnan. Ini adalah faktor penting yang mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

Membaca: Undang-Undang Keamanan Hukum Komprehensif disederhanakan 21 Hukum- “Kita harus mengakui bahwa negara-negara maju memang mempromosikan investasi. Seorang profesor ekonomi di Universitas Islam Sumatera Utara mengatakan: “Jika kita ingin negara kita tumbuh, kita harus terbuka untuk investasi, bukan untuk mempersulit perizinan.” Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia saat ini sedang merumuskan undang-undang komprehensif tentang Undang-Undang Hak Cipta Ketenagakerjaan. .

RUU ini akan menyederhanakan 74 undang-undang. Tujuan pemerintah adalah untuk menyelesaikan proses legislatif pada RUU ketenagakerjaan dalam 100 hari kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *