Untuk melindungi tenaga medis, perusahaan pilot memberikan bantuan APD ke Rumah Sakit Umum Kariadi Semarang

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Hellofit khawatir rumah sakit tidak memiliki peralatan perlindungan pribadi dan kebutuhan medis lainnya. Startup kesehatan ini termotivasi untuk berpartisipasi dan mendapatkan bantuan segera.

Hellofit menyumbangkan 1.000 topeng N95, 300 set pakaian APD (alat pelindung diri), 2.000 pasang sarung tangan steril, 5.000 pasang masker kain, 1.000 botol dan 48 galon pembersih tangan, 300 pasang kacamata pelindung dan 200 pasang masker wajah , Dengan total nilai 500 juta rupiah.

“Saya sangat tersentuh melihat kurangnya perlindungan peralatan medis di berbagai rumah sakit. Staf medis ini merasa sulit untuk merawat dan merawat pasien Covid-19. Namun, banyak korban jatuh dari dokter dan staf medis. Pendiri dan CEO Vincent Geraldi mengatakan: “Karena kontraksi pasien, pendiri dan CEO Hellofit.

Baca: Virus diffuser mengandung bahan pengawet untuk mencegah kejang-19, berikut adalah cara menggunakan Dettol dengan benar

Baca: Rokok elektrik biasanya terkait dengan penyebaran Covid-19, mengikuti British Public Health Penjelasan

Baca: Wabah Corona, Wabah Kejahatan dan Wabah Paranoia

Untuk staf medis, Hellofit juga menyediakan masker bagi petugas kesehatan. publik. Dia berkata: “Saya bersikeras bahwa jika pasien dapat pergi ke rumah sakit tanpa mengenakan topeng, Anda dapat menggunakan topeng kain semacam ini.” Dalam hal ini, Dr. Kariadi Semarang, Direktur RSUP, Dr. Le Agus Suryantobilang mengatakan: Kantornya adalah Covid-19 Salah satu layanan yang direkomendasikan. Dia berkata: “Kami, semua anggota rumah sakit, selalu siap untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.” Rumah Sakit Kariadi berurusan dengan Covid-19, salah satunya adalah kurangnya APD (alat pelindung diri). Untuk anggota medis, keperawatan, dan profesional yang tergabung dalam tim Covid, standar PPE mutlak harus dipenuhi. “” Kami sangat berterima kasih kepada Vincent Geraldi, seorang pemuda di Semarang, yang memberikan APD untuk tim Covid. Secara pribadi, saya juga sangat berterima kasih kepada lembaga ini, “tambahnya.

Vincent menambahkan banyak peristiwa tidak menyenangkan yang terjadi baru-baru ini karena melek kesehatan yang rendah.

Inilah yang mendorong Vincent Alasan untuk mendirikan perusahaan startup kesehatan Hellofit, Vincent juga berharap setiap orang bisa mendapatkan peluang kesehatan yang cukup, belum lagi kondisi Indonesia, yaitu kekurangan dokter, sehingga tidak semua orang bisa mendapatkan dokter. Ini adalah pengalaman saya dalam membuat aplikasi kesehatan Hellofit. , Kesehatan adalah tujuan utama semua orang. Tidak ada cara untuk memiliki banyak uang atau aset, tetapi kondisinya tidak sehat.

Berita ini disiarkan di KONTAN dengan judul: Hellofit memberikan bantuan PPD senilai 500 juta rupee ke RSUP kepada Dr. Kariadi Semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *