Omong-omong, skandal Jiwasraya melibatkan 13 manajer investasi, yang melibatkan saham

Pelaporan oleh reporter Ferrika Sari-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan peran 13 Manajer Investasi (MI) dalam kasus Givaz Raya hingga akhir Sampai diangkat sebagai tersangka. Jaksa Agung Khusus Ali Mukartono menjelaskan pada sidang (RDP) dengan pertemuan Panwas Komite Ketiga kasus Jiwasraya bahwa pada awalnya, manajemen Jiwasraya mendekati dan mengundang puluhan orang. MI

Dari sana, MI diharuskan untuk membeli stok yang ditunjuk.

“Muncul dalam dakwaan. Tersangka Jiwasraya meminta MI untuk membeli saham yang ditunjuk,” kata Ali Ali, Kamis (2/7/2020).

Selusin agen intelijen telah setuju untuk membeli saham goreng atau kurang dana, seperti yang dimiliki oleh Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat persediaan.

Baca: Buka kunci! Tiga pejabat pertama Jiwasraya memperoleh limusin untuk bepergian ke luar negeri – selain itu, mereka menggunakan pinjaman anonim dari dua orang ini untuk transaksi saham.

Dari sana, IM memainkan peran netral dalam pengelolaan investasi di sektor jasa keuangan (OJK).

Baca: Kehilangan negara Rp 16,8 triliun, direktur pelaksana Jiwasraya Hendrisman berharap dipanggil oleh ketua– – “Ini adalah pembangunan kejahatan korupsi,” kata Ali. Jiwasraya mendekati semua orang, meminta mereka untuk berkompromi dan meminta makanan goreng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *