Pemerintah sedang merumuskan peraturan bagi perusahaan untuk terus memberikan THR dan meminimalkan PHK staf

Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Koordinasi Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah telah membantu perusahaan membayar gaji hari libur karyawan (THR) mereka di akhir tahun. , Proses ini dirancang untuk memastikan bahwa perusahaan tidak menghentikan pekerjaan karyawannya (PHK) selama pandemi virus korona (Covid-19).

Baca: Perawat SSPI SS mengundurkan diri karena pertarungan melawan Covid-19 — “Mengerikan, pemerintah sedang bersiap-siap untuk menunda PHK,” Ellanga berada di Sili Jakarta, Minggu (3/5/2020) Kantor DPP Pi Golkar mengatakan selama pertemuan. Namun, THR adalah kewajiban hukum. Jika Anda harus yakin bahwa keterlambatan telah dibayarkan sebelum akhir tahun, Anda harus mengetahui hal ini, “Airlangga menjelaskan.

Airlangga juga menginstruksikan Menteri May n-d’oeuvre (Menaker) Ida Fauziah (Ida Fauziah) mengatur hal ini.

“Jadi Menaker sedang mempersiapkan dan menetapkan aturan.

Telinga Selain itu, pemerintah telah mengadopsi banyak insentif bagi perusahaan dan pekerja untuk mengurangi beban selama pandemi virus korona.

Salah satunya adalah memberikan relaksasi 90% dari kontribusi jaminan sosial. — – “Menimbang untuk mengurangi pembayaran sebesar 90% untuk jangka waktu 3 bulan, dapat diperpanjang selama 3 bulan, yang sesuai dengan Menteri Koordinasi Ekonomi Airlangga Hartarto (Airlangga Hartarto) yang dinyatakan pada Kamis (30 April 2020) : “Berikan asuransi untuk pekerjaan dan kecelakaan fatal.” Setelah 116.705 perusahaan diminta untuk melonggarkan kewajiban mereka.

Baca: Banyak orang merasa tertekan, dan pemerintah sedang mempertimbangkan untuk santai PSBB

Airlangga mengatakan bahwa pemerintah kemudian setuju untuk membayar 2,6 triliun rupiah untuk membayar Rencana Asuransi Kompensasi Pekerja (JKK) dan menuntut 1,3 triliun rupiah untuk pembayaran Perpanjangan tiga bulan kontribusi asuransi kematian (JKM) dan kontribusi asuransi pensiun (JP) berjumlah total Rp8,74 triliun. Airlangga berkata: “Dibandingkan dengan SDM, kami juga membahas bagaimana BPJS dapat berpartisipasi dalam relaksasi.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *