Pertamina: Kebijakan PSBB tidak akan mengganggu pasokan LPG dan BBM di Jabodetabek

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Pertamina (Persero) menjamin bahwa, sesuai dengan kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Jabodetabek, tidak akan melemahkan tugas penyediaan energi untuk BBM dan LPG. Fajriyah Usman, wakil presiden komunikasi perusahaan, mengatakan bahwa menyediakan keamanan BBM dan LPG kepada masyarakat akan tetap aman. Jakarta terus beroperasi secara normal, “kata Fagilia, Kamis (9 April 2020).

Menurutnya, terminal BBM dan LPG dan SPBU, serta agen dan pangkalan yang menyediakan kebutuhan energi bagi masyarakat adalah Terus beroperasi. “” Tentu saja, dalam kegiatan operasional, tambahnya. : Di mata Najwa, Refly Harun juru bicara PSBB: Bayangkan jika Izi dan Jalankan PSBB memiliki ratusan kabupaten berbaris-karena selama perang #Dirumahsaja, distribusi BBM dan LPG terus berfungsi secara normal dan bahkan meningkatkan masyarakat Layanan juga memaksimalkan layanan pengiriman layanan.

Sejauh ini, persediaan bahan bakar telah dipertahankan selama lebih dari 22 hari, seperti pasokan 1,8 juta kontainer LPG per hari.

Pertamina dan Asosiasi Bisnis Migas Nasional (Hiswana Migas) juga mengirim misi ke operator, operator pompa bensin, dan distributor bahan bakar dan LPG untuk memfasilitasi likuiditas dalam proses distribusi “energi”. “Lembaga yang terkait langsung dengan distribusi energi seperti stasiun layanan, SPBE, agen, pangkalan, dll. Akan memperoleh sertifikat kerja dari masing-masing perusahaan dan memberikan stiker kontingen Covid Rafi sebagai tanda untuk kendaraan yang terkait dengan pasokan energi,” jelas Fajriyah. Mengatakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *