Anggaran Kementerian Transportasi untuk Pandemi Corona adalah Rs 320 crore, dialokasikan sebagai toko kelontong

Reporter dari Tribunnews.com, Damawanri

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengalokasikan anggaran untuk mempercepat perawatan epidemi Covid-19 dengan mengurangi “syarat” di setiap sub-industri . — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Budi Karya Sumadi) mengatakan bahwa pihaknya telah mengalokasikan 320 miliar rupee untuk mengelola Covid-19.

Budi Karya mengatakan pada pertemuan virtual: “Anggaran ini berasal dari efisiensi dan memotong anggaran Direktur Jenderal dan departemen lain. Dana ini digunakan untuk keselamatan pribadi dan untuk menyediakan suplemen daya tahan Dan mencegah penyebaran virus. “Pertemuan Senin dengan Dewan Perwakilan Komite Kelima. (

5 November 2020). – Anggaran manajemen Covid-19 telah didistribusikan kepada publik dalam bentuk bantuan makanan.

Baca: Budi mengatakan bahwa THR pegawai negeri harus selambat-lambatnya 15 Mei 2020

“Pada April 2020, hingga 17.000 parsel akan didistribusikan ke publik dan akan pada 19 Mei Distribusikan kepada publik. “Selain itu, Budi juga menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan mengubah situasi anggaran 2020 dari pagu anggaran 43 triliun rupiah menjadi 32 triliun rupiah.

Baca: THR pegawai negeri sipil minggu ini

“Rincian perubahan ini adalah IDR 101,2 miliar di Sekretariat Jenderal, IDR 35,5 miliar di Inspektur Jenderal, Rp 232,8 miliar di Administrasi Umum Transportasi Darat, Direktur Jenderal Administrasi Penerbangan 2,2 triliun rupiah, rupiah 1,9 triliun, kereta api 4,7 triliun rupiah, biro Litbang 42 miliar rupiah, Kementerian Perhubungan BPSDM Rp 926 miliar dan BPTJ Rp. Budi mengatakan: “187,7 miliar.

Sobat terus mengatakan bahwa total anggaran Departemen Perhubungan telah dikurangi menjadi 10,36 triliun rupee pada tahun 2020. Selain itu, target pengeluaran termasuk pemerintah bukan pajak juga telah direvisi. Pendapatan adalah Rp 71,72 miliar, dan lembaga layanan publik adalah Rp 1,98 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *