Pemerintah mendesak untuk membuka tangan Anda untuk mencegah risiko sistemik dalam kasus Givaz Raya dan Assabri

Menurut laporan Tribune, Willy Widianto

TRIBUNNEWS. COM, Jakarta-Sejak kasus Jiwasraya dan Asabri, dunia sekuritas dan asuransi kini menjadi fokus perhatian.

Minta pemerintah untuk campur tangan untuk menyelesaikan masalah ini untuk menghindari kemungkinan dampak serius, seperti risiko sistemik.

“Berapa lama pelanggan tetap diam? Ini juga akan menyebabkan risiko sistemik,” Hotbonar Xinyong Insurance and Security Observer mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa. (02/11/2020). Hotbonar juga menyoroti masalah memblokir berbagai akun yang dianggap bermasalah.

Baca: Pengemudi Viral Nurul menggendong bayi sambil menarik Angkot, dan akhirnya bertemu walikota Semarang

Dia mengevaluasi langkah-langkah Kejaksaan Agung melalui blokade rekeningnya .Beberapa perusahaan sekuritas dan asuransi yang mungkin memiliki dampak serius .

Baca: Hasil FC AremaVS. Sabah FA: Singo Edan menang 2-0, dan duo Bauman-Alderete tidak menjanjikan

“Jika akun terus diblokir, itu pasti akan menjadi sistematis,” kata Hotbonar. Kantor Kejaksaan Agung harus segera membuka rekening yang tidak terkait dengan peristiwa besar yang sedang berlangsung.

Baca: Jadwal Sholat, 12 Februari 2020, DKI Jakarta, Surabaya, Kota Medan, “Perusahaan sekuritas dan asuransi harus segera berkomunikasi dengan saya dan FSA mengenai langkah-langkah yang harus diambil,” tambahnya.

AGO memblokir setidaknya 800 akun dari 137 perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *