Faisal Basri: Korban residen PHK membutuhkan bantuan untuk pembayaran utang, bukan kartu pra-kerja

Reporter Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-ekonom Faisal Basri percaya bahwa Covid-19 saat ini sedang diberhentikan karena dampak dari kebutuhan akan bantuan sosial pemerintah.

Karena itu, Faisal Basri meminta pemerintah untuk tidak melanjutkan program kartu pekerja tahap ketiga. Jakarta, Forum TV Kompas, Rabu (6/5/2020).

Menurut Faisal Basri, para korban PHK saat ini membutuhkan bantuan untuk membayar sewa atau sewa cicilan untuk membayar kembali uang yang saat ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari .

Baca: Jokowi meminta kepala PPTTK Dian Ediana Rae untuk memperhatikan masalah korupsi dan terorisme

“Harus diberi prioritas, jadi (anggaran) 100% untuk bantuan sosial, bukan spesifik (karyawan)”, Faisal Basri memberitahuku.

Faisal Basri juga berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat dengan cepat melakukan intervensi untuk menyelesaikan masalah pekerjaan kartu itu. Momen komunitas. Masalah yang sama dapat diselesaikan, “katanya.

Baca: Yadi Sembako pergi jauh ke dunia dan mengucapkan terima kasih kepada Gus Anom – kita tahu bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk kartu kerja Rp. 20 triliun. Rencananya sekarang berubah dari rencana jaring pengaman bagi pencari kerja ke bantuan sosial bagi para penganggur di tengah-tengah korona.Jumlahnya telah berlipat tiga dari rencana semula menjadi 10 triliun rupee. Pandemi virus.

BACA: Virus Corona, rencana IVF Irwansyah dan pandemi dampak Zaskia Sungkar tertunda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *