Bagaimana dengan pergerakan IHSG minggu depan?

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Minggu depan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan memiliki kesempatan untuk berkonsolidasi di level support 4441 hingga 4317 dan level resistance 4669 hingga 4975. Kenaikan harga minyak harus dimulai, dan rencana untuk membuka ekonomi AS secara bertahap telah menjadi sentimen pasar yang positif. Namun, sentimen negatif masih membayangi pasar, seperti kegagalan uji klinis obat virus korona (Covid-19). Dalam keterangan tertulis dari Hans kepada Kompas.com, Sabtu (25/4/2020).

Baca: Mantan pemain Persib yang sangat baik, Beto menjadi subur selama Ramadhan

Baca: Ini adalah prediksi pendiri Microsoft tentang akhir vaksin dan pandemi Covid-19

Pada minggu ini, Pasar memperhatikan harga minyak dunia.

Pada hari Selasa (21/4/2020), harga berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun US $ 37,63 per barel. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah.

Alasan untuk ini adalah bahwa ruang penyimpanan di Cushing, Oklahoma cepat terisi, dan permintaan menurun karena merebaknya Covid-19. — Minyak mentah Brent juga telah menurun, tetapi tidak terlalu buruk, karena penyimpanan masih tersedia di seluruh dunia.

Sentimen positif di pasar berasal dari rencana Presiden Donald Trump untuk membuka kembali ekonomi AS. Trump telah mengembangkan pedoman untuk membuka kembali negara bagian AS dalam tiga tahap, tetapi rencana spesifik tergantung pada masing-masing negara bagian. Kata Hans.

Pasar saham nasional telah menguat sebagai katalis positif di bidang pajak. Biro Pajak Kementerian Keuangan menyatakan akan menyediakan perusahaan yang telah mengumumkan tarif pajak perusahaan sebesar 17% PPh.

Hukum saat ini adalah tarif pajak perusahaan. 25% dari perusahaan. Secara umum, tarif pajak perusahaan akan dikurangi menjadi 22% pada tahun 2020 dan 2021. Selain itu, pada tahun 2022, tarif pajak perusahaan akan berkurang hingga 20%.

Insentif pajak mengacu pada kebijakan keuangan dan stabilitas sistem keuangan (Covid-19) sebagai respons terhadap penyakit virus Corona pada kuartal pertama 2020 terkait dengan keuangan nasional.

Artikel ini dipublikasikan di Kompas.com dengan judul “Pergerakan IHSG terus berfluktuasi minggu depan. Ini saat yang tepat. Beli saham?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *