Prediksi keliru Bank Dunia bahwa harga minyak pada Oktober 2020 adalah US $ 35 per barel

Reporter Tribunnews.com Fitri Wulandari (Fitri Wulandari) melaporkan-Washington TRIBUNNEWS.COM-Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya sepakat pada 12 April Produksi minyak dipotong 9,7 juta barel per hari. 2020 -Lalu pada paruh kedua tahun ini, produksi harian akan berkurang 7,7 juta, dan pada April 2022, produksi harian akan berkurang 5,8 juta. Pada saat yang sama di halaman berita, ia juga merevisi perkiraan harga minyak 2020 dari sebelumnya 58 dolar AS per barel menjadi 35 dolar AS per barel. Diharapkan akan terjadi pada bulan Oktober.

Sebelumnya, data perdagangan menunjukkan bahwa harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 18%, dan tingkat pertumbuhan sebentar mencapai 20% .— 20 April, pengiriman WTI pada bulan Mei Harga minyak mentah jatuh ke sisi PO yang tidak menguntungkan. – Perdagangan WTI ditutup pada US $ 37 per barel, yang negatif.

— Krisis yang disebabkan oleh wabah virus Corona (Covid-19) memang telah menghancurkan permintaan minyak di seluruh dunia, banyak di antaranya tunduk pada kebijakan kerja-dari-rumah (WFH), penangguhan sementara industri penerbangan dan ketenangan aktivitas warga. .

Baca: Pesawat komersial dilarang terbang, dan INACA mengharuskan maskapai untuk melakukan transisi.

Pada pagi hari tanggal 11 Maret tahun lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah virus korona adalah pandemi global.

Menurut data dari Universitas Johns Hopkins, 2,6 juta orang di seluruh dunia telah dipastikan terinfeksi penyakit ini, dan jumlah kematian global telah mencapai 184.643.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *