Pemerintah mendesak penggunaan ekonomi digital untuk menghidupkan kembali dan merilis Internet untuk UMKM

Wartawan Tribunnews Fitri Wulandari

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Ekonom India Bhima Yudhistira (Bhima Yudhistira) menyarankan agar pemerintah mengambil langkah-langkah untuk meramalkan krisis ekonomi yang lebih buruk daripada tahun 1998.

Saat ini, ekonomi dunia sedang mengalami krisis. Karena pandemi coronavirus (Covid-19), ini tidak diragukan lagi mempengaruhi Indonesia.

Baca: Jokowi mengatakan situasi ekonomi saat ini buruk, ekonom INDEF: Lebih serius daripada tahun 1998

Baca: INDEF: Indonesia membutuhkan insentif mudah untuk mengelola investor– – Langkah luar biasa yang dapat diambil pemerintah untuk meramalkan krisis ini adalah menyediakan mikrofon yang terkena dampak, usaha kecil dan menengah (UMKM) dengan stimulus internet gratis. -Dia mengatakan bahwa stimulus ini dapat berlanjut sampai tahun depan, sehingga perusahaan kecil dan menengah ini dapat keluar dari masalah setelah pandemi melanda. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Asosiasi Bisnis Mikro (Akumindo), usaha kecil dan menengah (UMKM) Indonesia pada tahun 2018 menyumbang lebih dari 60% produk domestik bruto Indonesia (PDB). Namun, dalam beberapa tahun terakhir, dalam beberapa bulan terakhir sejak pandemi, industri tersebut juga Bhima mengatakan kepada Tribunnews pada hari Jumat (10 Oktober 2020): “Harapan sekarang harus luar biasa untuk menjadi usaha kecil pada 2021. Berikan stimulasi internet gratis. “Tersedia untuk usaha kecil dan korban pemutusan kontrak. Hubungan Perburuhan (PHK).

Bihama juga setuju dengan pidato Presiden Jokowi, yang menggambarkan ekonomi dunia sebagai “mengerikan” selama pandemi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *