Bertanggung jawab atas pertumbuhan ekonomi proyek Bappenas tahun depan dari 4,5% menjadi 5,5%

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah mengumumkan bahwa tujuan pembangunan nasional yang ingin dicapai pada 2021 adalah memulihkan ekonomi nasional setelah epidemi Covid-19. Menteri / Presiden Bappenas Suharso Monoarfa di Jakarta mengatakan pada hari Selasa (12 Mei 2020) bahwa pemulihan ini ditandai dengan perkiraan tingkat pertumbuhan ekonomi sekitar 4,5 hingga 5, 5% dan tingkat kemiskinan dari 9,2 hingga 9,7%. , Tingkat pengangguran terbuka diperkirakan antara 7,5 dan 8,2%, koefisien Gini dari 0,377 hingga 0,379, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 72,78 menjadi 72,90.

Baca: Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 terancam, negatif 0,4% – Pada saat yang sama, dengan penerapan prinsip rencana “pengikut mata uang”, sesuai dengan tema RKP 2021, prioritas pemulihan ekonomi adalah memprioritaskan berbagai kementerian dan komisi. Rencana agensi untuk mengalokasikan plafon indikatif. PSBB sedang mempersiapkan Dider ek-sebagai bagian dari pemulihan ekonomi di masa depan, fase persiapan khusus untuk RKP 2021 akan dimulai dengan proyek-proyek besar yang berhubungan langsung dengan pemulihan ekonomi. – Proyek-proyek ini adalah 10 tujuan wisata prioritas dengan modal 3,2 triliun rupiah, 31 pengecoran berlokasi di 9 kawasan industri di luar Jawa, dengan modal 0,6 triliun rupiah.

Baca: Dengan mengurangi PHK, pemerintah mengizinkan warga di bawah 45 untuk melakukan lebih banyak kegiatan

“Dalam pengembangan zona industri dan pengecoran ini, pengeluaran publik adalah fasilitator sektor swasta,” Suharso.

Selanjutnya, melalui promosi proyek-proyek Industri 4.0 di lima sub-sektor prioritas, dana adalah Rp 1,3 triliun, dan pendidikan kejuruan dan pelatihan di Industri 4.0, dana tersebut Rp3,3 triliun. Dia mengatakan: “Jaringan pelabuhan terintegrasi utama didanai oleh BUMN atau sektor swasta.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *