Bank BJB menghormati prosedur hukum untuk rapat karyawan

TRIBUNNEWS.COM, manajemen PEKANBARU-Jabar Banten Bank atau Bank BJB mengumumkan bahwa mereka mendukung langkah-langkah penegakan hukum yang diambil oleh lembaga penegak hukum terhadap kasus-kasus kejahatan perbankan yang terjadi di cabang BJB Bank Pekanbaru. Kantor Polisi Daerah Ditreskrimsus dari Biro Investigasi Kriminal Polda, hasil penyelidikan membuat manajer bank menjadi tersangka. Menentukan identitas tersangka melanggar prinsip kehati-hatian.

Widi Hartoto, direktur Sekretaris Jenderal BJB, mengatakan dalam siaran persnya bahwa kasus itu tidak dapat ditentukan. Sebagai kasus pencurian, karena sejauh ini tidak ada bukti bahwa tersangka bersalah melakukan pencurian.

Baca: DPR bingung, walaupun kasus Corona masih serius, Departemen Perhubungan membuka kembali layanan transportasi. Karena sumber data tidak dapat dipertimbangkan, BJB akan menggunakan hak hukumnya, karena dalam hal ini, reputasi BJB rusak. Sejak 2019, pihak berwenang telah melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran hukum.

Bacaan: Kementerian Perhubungan sekali lagi akan memberi wewenang kepada perusahaan transportasi untuk beroperasi, dan banding ditolak. Dalam prosesnya, untuk menemukan titik terang, pihaknya akan terus mempelajari proses pelacakan dokumen bank. Identifikasi fakta-fakta hukum juga akan berlanjut sampai hakim pengadilan memutuskan suatu kasus dengan efek hukum permanen (bukti palsu).

Baca: Lion Air Group akan terbang lagi mulai 10 Mei 2020

-Dalam hal ini, BJB sangat menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menghormati keputusan pihak berwenang di Republik Indonesia. Widi Hartoto mengatakan Untuk menjaga keadilan peradilan, kita harus menjaga sikap terbuka dalam proses penegakan hukum. BJB terus berkomitmen untuk melakukan yang terbaik dalam proses pengungkapan kasus, dalam bentuk “kepatuhan terhadap hukum”. . Namun, belum ditentukan apakah ada tanda-tanda bahwa Bank BJB telah melanggar peraturan.

Selain itu, BJB masih melakukan pengawasan eksternal dengan lembaga untuk memastikan bahwa praktik bisnis perusahaan di semua produk dan layanan keuangan telah mematuhi persyaratan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *