Jalan tol dari Lampung ke Aceh hanya menghubungkan 393 kilometer, dengan target 2024

Reporter Tribunnews Taufik Ismail

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, mengatakan bahwa jalan tol Sumatra telah selesai untuk 393 kilometer, dengan total 2.878 kilometer. – “Jalan tol Sumatra memiliki panjang 2800 (2878) kilometer, yang meliputi tulang punggung (tulang punggung) dari Bekaehuni ke Banda Aceh, serta bagian lepas landas dari Bengkulu, Palembang, Padang, Medan, Sibolga, Pekanbaru, dan sekarang memiliki panjang 393 kilometer. Jalan tol Sumatra terhubung, “kata Basuki pada pertemuan terbatas yang diadakan di Istana Presiden di Jakarta pada Selasa (Juli 2020).

Menurutnya, jalan tol sepanjang 1194 kilometer atau 41% masih dalam pembangunan dan sedang mempersiapkan untuk 1.291 kilometer. Proyek ini diharapkan selesai pada akhir masa kepemimpinan kedua Chokovy. Dia berkata: “” Tujuan kami adalah menyelesaikannya pada tahun 2024. Menurutnya, panjang tulang punggung jalan tol dari Sakatra (Bakaehuni) ke Banda Aceh adalah 1974 kilometer. Sebagai jalan tol yang menghubungkan Benguru, Padang, Siboga, dan daerah lain di sepanjang jalur 904 Km.

“Semuanya akan terselesaikan. “Katanya. —————————————————————————————————————— Untuk membangun jalan tol yang menghubungkan wilayah Sumatra, akan menelan biaya sekitar Rs 500 crore.

Sebelumnya, Presiden meminta untuk terus bekerja di jalan tol Sumatra Dia memerintahkan para menteri untuk mencari dana alternatif untuk proyek tersebut agar tidak menambah beban pada anggaran nasional.

Baca: Hutama Karya Kebut menyuntikkan 11 triliun rupee , Pengembangan Proyek Jalan Tol Sumatra-Presiden mengatakan bahwa jalan tol memberikan tuas untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional .- “Kami berharap dapat mendorong pertumbuhan dan kesetaraan ekonomi di Pulau Sumatra dalam rangka meningkatkan efisiensi, mempersingkat waktu perjalanan, dan memanfaatkan Efek dari efek angka pada PDB telah mencapai 2-3 kali. “Presiden meminta agar kelayakan finansial proyek dihitung dengan cermat. Opsi saham lainnya termasuk untuk melanjutkan proyek. Dia mengatakan:” Saya mencari sumber pendanaan alternatif yang revolusioner untuk mengurangi beban ekuitas PMN (investasi publik), dan juga Itu tidak tergantung pada anggaran nasional. Ini sesuatu yang saya pikir harus ditekankan, “katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *