Anda bisa mendapatkan kebijakan preferensi pajak korona secara online, caranya adalah sebagai berikut

Pelaporan dari reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wajib Pajak dapat menggunakan insentif pajak online untuk mengurangi dampak ekonomi dari virus korona atau wabah Covid-19. Hestu Yoga Saksama, direktur Biro Hubungan Masyarakat Layanan dan Pajak, mengatakan bahwa wajib pajak dapat mengirimkan pemberitahuan atau permintaan secara online melalui www.pajak.go.id.

Langkah-langkahnya adalah: Kunjungi situs web www.pajak.go.id dan klik tombol masuk di sudut kanan atas, lalu masukkan NPWP dan kata sandi Anda.

Membaca: Para pakar bantahan dan Menteri WHO Luhut menyebut Covid-19, cuaca di Indonesia tidak terlalu panas

Membaca: Berita terbaru Riza Patria Terpilih melayani sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta

Membaca: Telah kembali ke rumah Warga tolong jangan berjabat tangan dengan orang yang mereka cintai. Halaman Kampung

Kemudian pilih tab “Layanan”, lalu klik ikon KSWP, lalu gulir ke bawah dan masukkan bagian “Profil Kepatuhan” untuk memenuhi kewajiban saya, pilih jenis insentif untuk digunakan.

“Untuk mencapai distribusi insentif, Administrasi Perpajakan Umum akan menentukan area aktivitas wajib pajak berdasarkan pengembalian pajak 2018. Artinya, menurut KLU terdaftar oleh wajib pajak pada SPT,” Hestu (6) / 4/2020).

Hestu menjelaskan bahwa jika wajib pajak gagal menyelesaikan KLU sesuai dengan SPT di atas, KLU wajib pajak akhirnya ditentukan berdasarkan data KLU, yang pada akhirnya didasarkan pada data dari Biro Perpajakan Umum (file induk) . Dia mengatakan: “Jika KLU yang sebenarnya berbeda dari KLU yang tercantum dalam SPT 2018, wajib pajak dapat melakukan koreksi KLU melalui koreksi SPT.” Namun, jika SPT 2018 sedang dalam proses atau telah diperiksa dan karena itu tidak dapat diperbaiki, wajib pajak dapat Permintaan untuk mengubah data sehingga data KLU dalam basis data DJP sesuai dengan kode KLU yang sebenarnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta para pembayar pajak yang terlibat dalam bidang bisnis ini. Berhak menikmati manfaat pajak berdasarkan PMK-23/2020, tetapi belum mengajukan SPT 2018 untuk diajukan segera.

“Menurut situasi aktual, serahkan SPT 2018 termasuk KLU untuk mengambil keuntungan dari insentif pajak. Hestu menyimpulkan:” Untuk wajib pajak baru yang terdaftar setelah 1 Januari 2019, kode KLU yang digunakan adalah pendaftaran wajib pajak Kode KLU ditunjukkan dalam sertifikat pendaftaran yang dikeluarkan oleh biro pajak setempat. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *