YLKI mengusulkan untuk menurunkan harga listrik untuk membantu korban Covid-19, ini adalah respons PLN

Reporter Tribunnews.com, laporan Hari Darmawan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN merespons dan Yayasan Konsumen Indonesia (YLKI) mengusulkan untuk mengurangi epidemi harga listrik di tengah Covid-19. –YLKI merekomendasikan untuk menurunkan struktur harga listrik, terutama struktur harga listrik untuk kelompok 900 VA, dan jika mungkin, struktur harga listrik untuk kelompok 1.300 VA. – “Saat ini, struktur harga listrik berdasarkan pada ekonominya (non-subsidi) sekitar IDR 1352 per kWh. YLKI mengusulkan bahwa struktur harga listrik” dalam 3 sampai 6 bulan ke depan atau tergantung pada berapa lama epidemi berlangsung, setidaknya 100 rupee lebih rendah Per kilowatt jam. “Manajemen mengatakan Kamis (26 Maret 2020) .

– Sehubungan dengan ini, Humas PLN Agus Trimukti menyatakan bahwa kebijakan harga listrik dikelola oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. 3/2020) .— -PLN menghitung konsumsi listrik

PLN kami juga mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19, untuk sementara menangguhkan pendaftaran dan verifikasi loket di stan pelanggan.

Sebaliknya, PLN berlaku untuk rata-rata pelanggan pasca-bayar 3 bulan Strategi perhitungan konsumsi listrik. Ini berlaku untuk pembayaran akun pada bulan April.

Wakil Presiden Eksekutif Senior Departemen. Yuddy Setyo Wicaksono dari PLN Komersial dan Layanan Pelanggan mengatakan bahwa untuk pembayaran akun pada bulan April, Desember dan Januari Dan perhitungan historis penggunaan kWh pada bulan Februari, Yuddy melanjutkan: “Misalnya, kebijakan itu diterapkan untuk membuat pelanggan merasa tenang, tanpa mengganggu dan khawatir tentang interaksi dengan agen. “- Dia menambahkan bahwa PLN juga meminta masyarakat untuk membayar tagihan listrik secara online untuk meminimalkan tagihan listrik. Kontak yang sebenarnya antara pelanggan dan agen.

Yuddy mengatakan:” Jadi, sebagai langkah pencegahan untuk mencegah penyebaran Covid-19, kami Mendesak pelanggan untuk memaksimalkan tagihan listrik online. -Menurut Yuddy, tagihan listrik dapat dioperasikan oleh PLN di mana saja melalui ATM, Internet banking, SMS banking, aplikasi dompet digital (seperti Link Aja, Gopay, dll.) Atau melalui aplikasi e-commerce (seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dll.) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *