PMI dan Telkomsel berkolaborasi untuk mengelola Covid-19 melalui teknologi IoT

Report oleh Tribunnews.com reporter Hendra Gunawan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) telah mulai menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memerangi epidemi Covid-19.

Penerapan teknologi ini adalah untuk membantu mengurangi dan mencegah penyebaran virus korona, dan untuk memberikan bantuan kepada lembaga medis dan staf medis.

Dalam rencana penanggulangan Covid-19, IoT yang akan diterapkan mencakup jarak fisik dalam pengelolaan kendaraan yang beroperasi, penyemprotan desinfektan dan monitor suhu dalam kotak yang berisi plasma.

Membaca: Berkat Kata None, Peyek, warga negara Makassar, menjual lebih banyak

Membaca: 484 pasien ditambahkan.Pada 12 Mei, jumlah kasus Corona di Indonesia mencapai 14.749, dan 3.063 disembuhkan– –Bekerja dengan operator Telecom Telkomsel untuk menyediakan solusi sistem manajemen pemesanan (TOMS) dan manajemen kinerja aset (APM)

Sekretaris Jenderal PMI Sudirman mengatakan, “Penanganan operasional dan pencegahan Covid-19” adalah rencana PMI, Memimpin pekerjaan mitigasi dan pencegahan untuk menangani penyebaran penyakit. Coronavirus, dan memberikan bantuan kepada institusi medis dan staf medis. Sejak Maret tahun lalu, program ini telah berjalan di berbagai daerah.

PMI telah merencanakan untuk melakukan tindakan enam bulan dan tindakan pencegahan Covid-19 di 34 provinsi di Indonesia hingga September.

Telkomsel dapat berperan dalam menyediakan layanan IoT FleetSight dan TOMS untuk melakukan fungsi kontrol di sekitar armada PMI.

Meskipun layanan APM disediakan untuk memantau suhu kotak plasma yang dikirim dari Unit Donor Darah PMI (UDD) ke Rumah Sakit Regional Jabodetabek. — “Menyediakan solusi meliputi: menyediakan alat yang diperlukan, aplikasi FleetSight, lisensi TOMS dan APM dan koneksi data untuk mengakses aplikasi,” kata Sudirman dalam siaran persnya, Selasa (Mei 2020) 12)

Rencana ini membuktikan bahwa penggunaan teknologi Internet of Things dapat secara efektif mengurangi partisipasi personel, terutama ketika pembatasan fisik diperlukan, sambil menjaga agar kegiatan operasional tetap mutakhir untuk kemajuan yang lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *