Sebelum Restrukrisasi, Departemen Keuangan memerlukan dana yang harus disiapkan untuk membayar polis asuransi pelanggan

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan – Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemegang rencana tabungan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mewajibkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai pemegang saham utama Jiwasraya untuk mempersiapkan restrukturisasi rencana sebelum dana klien dibayarkan kembali. Mulailah.

Machril SE mengatakan bahwa klien Jiwasraya mengatakan bahwa partainya sedang menunggu Kementerian Keuangan untuk menegosiasikan rencana restrukturisasi.

Menurutnya, hal terpenting adalah pemerintah harus memastikan kepastian membayar polisi di muka.

Dia melanjutkan dengan mengatakan, mengingat bahwa masalah perusahaan terkait dengan utang pemerintah kepada pelanggan.

Baca: Pejabat OJK dan jaksa agung manajemen investasi perusahaan skandal korupsi Givaslaya

“Yang paling penting adalah uang kami telah dikembalikan. Kementerian Keuangan harus menyiapkan ini sebelum reorganisasi terjadi. Uang “kata Maheril, Selasa (28 Juli 2020). Dari semua polis asuransi pelanggan.

Kemudian, menurut pekerjaan reorganisasi, pemerintah juga mendirikan perusahaan baru bernama Nusantara Life.

Setelah itu, perusahaan membawa kebijakan Jiwasraya yang direstrukturisasi kepada dua pemegang polis tradisional dan rencana tabungan.

Restrukturisasi yang dilakukan melalui Nusantara Life juga harus mengurangi cadangan bunga pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *