Ambil tindakan tegas terhadap operator penerbangan yang melanggar kondisi penumpang

Reporter Tribunnews.com, laporan Reynas Abdila-TRBUNNEWS.COM dari JABARTA-Administrasi Penerbangan Sipil Kementerian Perhubungan, akan mengambil tindakan tegas terhadap maskapai yang melanggar batasan jumlah penumpang udara. Direktur Administrasi Penerbangan Sipil Novie Riyanto menanggapi kerumunan di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Kamis pagi (14 Mei 2020). Novie mengatakan di Jakarta: “Setelah terbukti bahwa kami telah melanggar aturan, kami akan mengambil hukuman ketat sesuai dengan peraturan yang berlaku.”

Manajer umum Novie mengaku telah menerima laporan tentang kegagalan maskapai untuk mengimplementasikan PM Ministerial Report. Peraturan No. 18 tahun 2020, tentang pengendalian transportasi untuk mencegah penyebaran Penyakit Coronavirus (Covid-19) pada tahun 2019. Menurutnya, ia tidak mematuhi jarak fisik yang diminta dan melebihi yang ditentukan dalam peraturan saat ini Jumlah tempat duduk.

Membaca: Kritik pedas terhadap pertanyaan pidato Awkarin Indira Kalista YouTuber: Corona bercanda Doang adalah Indira?

Membaca: Penyakit virus, kehamilan setelah menikah, melahirkan orang tua yang tidak dikenal, psikolog memberikan umpan balik

Membaca: Trump mengancam akan kehilangan kontak dengan China- “Kami segera menanggapi pagi ini, menuntut Manajer umum Novie, inspektur penerbangan, melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang masalah ini .- “Kami mengingatkan maskapai penerbangan untuk tidak membuat kesalahan yang membuat penumpang berisiko. Perjanjian kesehatan harus dilaksanakan oleh semua pemangku kepentingan penerbangan, dan tindakan tegas harus diambil terhadap maskapai yang tidak berlaku, simpulnya. “(Covid-19) Pasal 14 (b) menyatakan bahwa dengan memaksakan jarak fisik, batas jumlah penumpang hanya dapat mencapai 50% (50%) dari total kapasitas kursi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *