Analis: UMKM perlu perhatian, jadi Jokowi tidak peduli dengan ekonomi

Laporan reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Usaha mikro, kecil, menengah atau UMKM dinilai mendapat perhatian khusus dari pemerintah, sehingga Presiden Jokowi tak lagi mengkhawatirkan Covid di Indonesia- Nasib ekonomi selama 19 pandemi.

Hans Kwee, Direktur PT Anugerah Mega Investama, mengatakan insentif pemerintah harus tepat sasaran, sehingga karena industri tertentu tidak memiliki penjualan maupun laba, pemotongan pajak tidak lagi penting saat ini. . Dia mengatakan kepada Tribunnews, Jumat (10 Juli 2020): “Untuk industri pariwisata, saat ini orang kaya ada di mana-mana dengan rasa takut, yang juga agak sulit. Mungkin usaha kecil dan menengah butuh perhatian khusus dan butuh uang atau bantuan langsung. -Baca: Kemenko Marves menghimbau hampir satu juta UMKM masuk ke ekosistem digital – menurutnya, setelah pelonggaran pembatasan sosial skala besar (PSBB), kegiatan usaha UMKM mulai beroperasi secara mandiri. ik itu normal. Hans mengatakan bahwa tampaknya tidak ada Covid-19. . Dia menyimpulkan, bagaimanapun, bukan hanya UKM yang bermasalah, tetapi banyak juga perusahaan besar dan menengah.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) mengatakan bahwa krisis ekonomi global disebabkan oleh pandemi virus korona atau Covid-19 yang mengerikan. Negara dan pemerintah. – “Saya kira itu buruk. Tidak biasa, itu buruk. Kepala negara yang saya telepon juga,” kata Chokovi saat rapat terbatas di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (7/7/2020), Rabu malam. Disiarkan di Sekretariat Presiden YouTube.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *