BPJS berjanji untuk mengembalikan kelebihan donasi yang dibayarkan oleh komunitas

Laporan reporter Tribunnews.com Rina Ayu-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-BPJS Kesehatan meminta masyarakat tidak khawatir dengan kenaikan premi asuransi kesehatan sejak 1 April 2020.

Bpk. Iqbal Anas Ma’ruf, Kepala BPJS Kesehatan, Kepala Humas menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan telah menghitung selisih lebih pembayaran iuran oleh PBPU atau peserta sektor mandiri, dan akan menyesuaikannya bila ada peraturan baru atau sesuai arahan pemerintah. Segera kembali setelah itu. — “Ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir. Masukan teknis akan diatur lebih lanjut, termasuk kelebihan dana dalam donasi tersebut yang akan disumbangkan kepada peserta bulan depan,” jelasnya dalam konfirmasi dari Tribunnews.com, Jumat. (3/4/2020) .

Ia menegaskan, BPJS Kesehatan akan menaati aturan terkait putusan Mahkamah Agung yang membatalkan kenaikan biaya.

Baca: Kabar baik! PUFF, Nucleus Far ma dan Nidom Foundation sedang mengembangkan obat Covid-19- “Saat ini, pemerintah dan departemen terkait sedang menindaklanjuti putusan MA dan sedang menyusun keputusan presiden. Kuncinya adalah mengumumkan salinan putusan secara resmi Dalam 90 hari ke depan, BPJS Kesehatan masih menunggu Perpres pengganti. Iqbal menjelaskan bahwa saat ini sedang dalam proses. Di situ disebutkan langkah-langkah yang bisa diambil BPJS Kesehatan dalam mengambil keputusan. Sesuai petunjuk ahli paru-paru, ini cara yang benar untuk melepas masker bedah.

Makhamah Agung (MA) yang sebelumnya diketahui telah membatalkan kenaikan sumbangan BPJS Kesehatan pada 9 Maret 2020. Namun, dalam putusan Mahkamah Agung sebulan terakhir, sebenarnya sumbangan tersebut belum turun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *