Politisi PAN mengkritik mengapa Palace meningkatkan sumbangan BPJS untuk meningkatkan layanan

Reporting Tribunnews.com reporter Vincentius Jyestha

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Politisi Partai Otorisasi Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengkritik pernyataan pejabat pengadilan tentang alasan peningkatan sumbangan BPJS Health kepada publik. Istana sebelumnya menyebutkan peningkatan untuk meningkatkan layanan BPJS.

Salih menekankan bahwa meningkatkan layanan kesehatan BPJS adalah kewajiban manajer dan semua karyawan, bukan dengan meningkatkan tarif asuransi. Saleh juga menekankan bahwa ia selalu menjadi fokus Komite Rumah Kesembilan. Waktu: “Di akhir setiap pertemuan, akan selalu ada kesimpulan terkait dengan peningkatan layanan BPJS Kesehatan. Tetapi dalam kenyataannya, peningkatan selalu seperti jalan,” Tribunnews.com dihubungi, Senin (18/5/2020) Saleh).

Baca: Fraksi PKS siap memperjuangkan MPRS TAP XXV / Undang-Undang Ideologi Pancasila tahun 1966 telah ditandatangani

“BPKP telah menyerahkan hasil audit dengan tujuan tertentu kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan. Ah, tolong semua BPKP Sarankan dia untuk menambahkan .

Baca: Tokopedia masih disebut komisaris, mengatakan bahwa Wishnutama telah mengundurkan diri sejak Oktober 2019

Salih juga menunjukkan bahwa KPK menyatakan bahwa peningkatan biaya medis BPJS bukan solusi untuk masalah tersebut Mengatasi kesenjangan pendanaan.

KPK sendiri menyebutkan program manajemen, yang seringkali tidak efisien dan tidak tepat adalah sumber masalahnya, dan juga mendorong BPJS Kesehatan untuk meningkatkan sistem tata kelola BPJS Kesehatan sesuai dengan rekomendasi KPK.

Bacaan: Hasil audit BPK: Dana LPEI tidak sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola – “KPK juga menyebutkan beberapa rekomendasi yang dapat diterapkan. Di antara semua rekomendasinya, “KPK tidak merekomendasikan kenaikan biaya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *