Mencapai 4,68% dari anggaran Covid-19 di Kementerian Kesehatan yang baru

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa akibat pandemi Corona atau Covid-19, Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah tercapai. — Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa proporsi realisasi anggaran kesehatan mencapai 4,68%, perlindungan sosial 34,06%, departemen pemerintah daerah 4%, dan UMKM adalah 22,74%.

Dia mengatakan pada pertemuan bersama dengan Komite ke-11 pada hari Senin: “Untuk UMKM, karena ada dana di Bank Himbara. Pada saat yang sama, tidak ada pembiayaan komersial. Realisasi dan insentif komersial adalah 10,14%” (06/2020) 29 Februari).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa kementerian dan lembaga (KL) tidak perlu khawatir menggunakan anggaran pemrosesan bersama. 19, karena melibatkan banyak pengawas.

Baca: Sri Mulyani berbicara tentang pencuri anggaran Co-19 pada rapat gabungan DPR

“Untuk KL, apa tujuan pasokan? Lalu dia mengundang LKPP, dia Bahkan jika mereka dipertahankan sejak awal.

Baca: Sri Mulyani merasa bahwa hal itu tidak menghalangi Kementerian Kesehatan untuk mengelola anggaran Covid-19

tidak hanya 2 mantan direktur pelaksana Bank Dunia menambahkan, ada tiga lainnya. Orang-orang mengawasi dana manajemen Covid-19 .

“Bareskrim juga terlibat, Jampidsus jatuh, dan sekarang empat hingga lima agensi mengawasi kami dalam setiap keputusan. Sri Muliani menyimpulkan: “Audit dilakukan dari kantor polisi, kantor kejaksaan, kejaksaan rakyat, kejaksaan rakyat dan kejaksaan rakyat.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *