Selama wabah virus Corona, 11.172 perusahaan memiliki lisensi operasi

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Lita Febriani-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menunjukkan bahwa 11.172 perusahaan dilucuti dari lisensi bisnis mereka (PSBB) selama virus korona atau wabah Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar. . – “Karena itu, sekitar 11.172 perusahaan telah menyerahkan lisensi dan lisensi yang telah kami terbitkan,” kata Argus pada pertemuan kopi dengan Menteri Perindustrian, Selasa (21/4/2020). -Baca: Kementerian Transportasi tidak mengatakan apa-apa, sebagai bagian dari penerapan larangan Mudik, menutup jalan tol mulai dari 11.172, termasuk 2.788 industri pertanian dan 3.518 industri logam, mesin, transportasi dan industri elektronik. Kemudian muncul industri kimia, farmasi dan tekstil, dengan sebanyak 4.383 perusahaan dan 425 industri berbeda.

Dalam rangka mengawasi operasi perusahaan yang beroperasi, Menteri Perindustrian bekerja sama dengan pemimpin daerah.

Setelah itu, beberapa perusahaan tidak mematuhi perjanjian sanitasi, dan Menteri Perindustrian mengeluarkan surat edaran S / 363 / M- IND / IND / IND / IV 2020.

Surat edaran tersebut menjelaskan bahwa itu diawasi oleh IOMKI Sebagai bagian dari ini, manajer regional dapat memberikan peringatan dan segel sementara jika terjadi pelanggaran terhadap perjanjian pencegahan Covid-19, tetapi jika perusahaan memenuhi kewajibannya untuk mengimplementasikan perjanjian pencegahan Covid-19, segel sementara dapat dicabut.

Baca: Karena wabah virus korona, harga ikan yang ditangkap telah turun dan banyak nelayan tidak dapat bekerja

Kemudian manajer regional dapat membuat saran kepada Menteri Perindustrian, yaitu, setiap kali setelah menerima peringatan dan cap Pembatalan IOMKI AR kali ini masih melanggar implementasi perjanjian pencegahan Covid-19 – IOMKI adalah izin usaha yang dapat digunakan untuk melakukan aktivitas industri online melalui Sistem Informasi Industri Online (SIINAS) selama pembatasan sosial berskala besar atau selama periode PSBB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *