Mengevaluasi Permen ESDM No. 8 Tahun 2020 untuk memperlambat penyerapan gas bumi dalam negeri

Laporan oleh Yanuar Riezqi Yovanda, reporter dari Tribunnews.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen) No. 8 (8/2020) tahun 2020 dianggap berdampak pada perlambatan ekonomi domestik Konsumsi, karena investasi infrastruktur gas bumi tidak memenuhi tujuan ekonomi, politikus Partai Hanura Inas N Zubir memastikan harga gas bumi pada saat pengiriman gas bumi dikendalikan pada $ 6 per million British thermal unit (MMBTU). User (factory gate) ) Permen 8/2020 akan mencegah PGN mendapatkan keuntungan dari harga rata-rata di atas $ 6.

“Jadi, jangan berharap bahwa pengembangan transportasi pipa nasional dan infrastruktur distribusi akan meningkat dalam kasus ini. Tentu saja, konsumsi gas alam domestik juga akan melambat,” katanya. Minggu (2020/19/2020) Selain itu, mantan wakil ketua Komite Keenam Republik Demokratik Rakyat prihatin bahwa pipa transmisi dan distribusi milik PGN dan anak perusahaannya sebagai entitas komersial pipa tidak akan rusak. Silakan coba, karena pendapatan tidak dapat menutupi biaya operasi dan biaya pemeliharaan aset.

Baca: Menteri ESDM Arifin Tasrif Buka 10 Pembangkit Listrik, 3 Di antaranya Tersebar di Maluku- “Jangan sampai PGN dan Anak Perusahaannya tidak bisa mengoperasikan dan memelihara aset. Ujung-ujungnya, pipa akan rusak parah. “(PNBP) dan mengurangi biaya transmisi dan distribusi. Ngomong-ngomong, PGN memiliki 90% saham. Pesta? “,Dia berkata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *