Pertamina mendorong masyarakat untuk mulai mengonsumsi bahan bakar oktan tinggi

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Pertamina meluncurkan Proyek Langit Biru untuk mendukung dan menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih dengan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan.

Bali adalah salah satu daerah yang ikut serta dalam rencana tersebut. Dukungan rencana.

Pertamina saat ini bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Denpasar. Manajer penjualan ritel regional V Pertamina I Ketut Arya Kumara mengatakan: “Proyek Langit Biru” memiliki beberapa poin, termasuk mengundang penduduk untuk menggunakan BBM (Pertaseries) yang ramah lingkungan dengan menurunkan harga Pertalite.

Baca: Percobaan Pertamina Cegah Penyebaran Covid -19 untuk Transaksi Non Moneter di Surabaya

Baca: Guna Dukung Inovasi Pembibitan Energi Terbarukan, Pertamina Luncurkan Kompetisi Sobat Bumi

Kendaraan Roda Dua, Roda Tiga Para pengguna akan mendapatkan penghargaan khusus untuk kendaraan roda, angkutan umum papan kuning dan taksi papan kuning. Menariknya, dalam pembayaran BBM, konsumen bisa menggunakan pembayaran nontunai dan bantuan bibit tanaman untuk mengembangkan tanaman perkebunan guna memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Melalui rencana ini, kami berharap dapat mengurangi polusi udara dan menekan biaya produksi.” Arya Kumara da (Arya Kumara da) mengatakan dalam keterangannya, Senin (6/7): “Orang-orang melakukannya setiap hari. Kegiatan penanaman tentunya harus mengalami pandemi Covid-19 untuk mengurangi beban masyarakat.Rai Iswara mengatakan: “Proyek Langit Biru” yang dilaksanakan Pertamina sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mengurangi polusi udara dan menurunkan biaya hidup sehari-hari. Dan sejahtera.Dalam blue sky plan ini, Pertamina MOR V Jatimbalinus memberikan konsumen Denpasar harga khusus perovskit yang setara dengan harga premium, sehingga harga BBM 90 RON Petralite diturunkan menjadi Rp 6450 per liter, dua putaran Pengguna taksi low board dan yellow board taxi wheelers rencananya program ini akan diterapkan di 50 SPBU mulai 5 Juli 2020 hingga 31 Agustus 2020. Konsumen bisa memanfaatkan Metode pembayaran tanpa uang tunai untuk transaksi yang nyaman dan efisien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *