Panorama menyiapkan sejumlah bus antar-jemput untuk staf medis untuk merawat pasien dengan korona

Sebuah laporan oleh reporter Tribunnews.com Lita Febriani

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Untuk membantu korban virus Covid-19 di negara ini, Panorama, melalui departemen transportasi, menyiapkan bus untuk mengangkut tim medis dari Covid-19 khusus mereka. -19 Rumah penyakit ke hotel yang ditunjuk oleh pemerintah untuk melayani staf medis.

Armada bus telah dikerahkan di dua unit komersial, Panorama Destination dan White Horse, yang melibatkan 38 orang, terdiri dari 11 pengemudi dan asisten armada bus.

Martini Polina, Direktur Transportasi Panoramic, mengatakan bahwa sebelum melayani, para kru telah dilatih dan dilengkapi dengan pengetahuan tentang Covid-19 untuk lebih memahami tindakan pencegahan mereka. Dan lebih siap untuk melakukan tugas saat mengangkut tim medis. — -Martini Polina juga menyatakan bahwa armada bus yang dikerahkan oleh Panorama Group semuanya akan mengikuti perjanjian sanitasi WHO.

Baca: Penumpang terus turun, PT KAI kembali untuk membatalkan jadwal 44 Kereta jarak jauh: Berikut ini adalah informasi terperinci-standar-standar ini, seperti petugas bus harus dalam kesehatan yang baik, ada peraturan yang harus duduk setidaknya satu meter di dalam bus Itu jauh, dan dilarang membuka jendela selama perjalanan untuk meminimalkan penyebaran virus. -Baca: Pemerintah mengeluarkan listrik untuk 450 pengguna listrik VA selama 3 bulan, mengurangi listrik 900 VA hingga 50% – armada bus juga dilengkapi dengan masker dan sarung tangan bedah, termometer non-kontak, dan pembersih tangan , Semprotan, desinfektan, handuk mandi, gunting, dan kantong plastik.

Sebelum dan setelah pengiriman dan pengiriman, tim medis sering menyemprotkan disinfektan konvensional pada bagian kendaraan yang sering terkena dampak di dalam bus.

Sopir dan asisten berada di hotel yang sama dengan tim medis selama pelayanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *