Jumlah penumpang ASDP pada liburan Idul Fitri turun 94%

Laporan reporter Tribunnews.com Hari Darmawan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT ASDP Indonesian Ferries (Persero) melaporkan bahwa pihaknya melayani 131.683 penumpang selama angkutan Lebaran.Menurut data tersebut, sebanyak Layanan mobil 74.846 termasuk 45.131 truk logistik.

Baca: Mercedes-Benz Luncurkan Makeover E-Class

Sekretaris Jenderal PT ASDP Indonesia Ferry Imelda Alini (Imelda Alini) menyatakan angkutan Idul Fitri sendiri dimulai oleh ASDP, Minggu Sejak (17/5/2020) hingga Senin (22/5/2020) dan telah berjalan dengan lancar, aman serta selalu mengikuti prosedur kebersihan yang ketat. –Menurut Imelda, mulai H-7 hingga keesokan harinya. Aktivitas lintas batas di 9 jalur relatif terpantau, dan penumpang serta kendaraan pada hari raya Idul Fitri terlihat tenang.

“Ini sejalan dengan ekspektasi kami. Pemerintah telah menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB) untuk memutus rantai penularan Covid-19», kata Imelda dalam siaran persnya, Kamis (Mei 2020). 28) Imelda mengatakan: “Dibandingkan tahun lalu sebanyak 553.817 kendaraan, jumlah mobil mengalami penurunan sebesar 86,49%. “Angkutan logistik dan penumpang khusus yang lolos tim khusus verifikasi Covid-19.” Untuk truk logistik, sebanyak 45.131 truk dilayani di 9 jalur angkutan, meningkat 50,56% dari 29.975 pada periode yang sama tahun lalu. Satuan, ”kata Imelda.

Sementara itu, dalam perjalanan mudik Idul Fitri, Imelda melanjutkan, pihaknya mengimbau pengguna jasa agar tidak melakukan perjalanan dengan kapal ferry terlebih dahulu, terutama bagi yang ingin kembali ke Jawa. Masyarakat, khususnya Jakarta kini jadi episentrum terbesar Covid-19.

Baca: Kementerian Komunikasi dan Informatika: Pemerintah tak bisa mengganggu sistem platform digital

“Kami minta pengguna yang lewat layanan kemarin jangan kembali ke Jawa, Khususnya di Jakarta, sehingga Imelda mengatakan: “Pandemi Covid-19 akan segera berakhir dan kami dapat melanjutkan aktivitas normal.” Imelda juga berterima kasih kepada masyarakat atas pemahaman dan kepatuhan yang tinggi, serta mendukung larangan pemerintah untuk pulang kampung selama periode Lebaran ini. Tunda perjalanan feri, “kata Imelda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *