Menteri Perindustrian Agus Gumiwang: Perjanjian untuk tidak menyatakan kesehatan perusahaan, mencabut izin usaha

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita akan menjatuhkan sanksi tegas kepada perusahaan atau industri yang tidak mau melaporkan kegiatan perjanjian kesehatan di lingkungan kerja mereka selama pandemi Coronavirus (Covid -19) dan setelah penerapan virus korona. Pesanan normal baru. -Agus Gumiwang menyatakan bahwa jika sebuah perusahaan atau industri gagal melapor ke Kementerian Perindustrian selama tiga minggu berturut-turut, sanksi akan dikenakan pada pencabutan izin usahanya.

Baca: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang: Proyek BUMN tidak memuaskan TDKN dan bersiap untuk pemecatan pejabatnya

Baca: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang: Inovasi dan peningkatan produksi dalam negeri, jadi kunci normal baru untuk menangani masalah ini

“Jika industri tidak memberikan laporan kegiatan perjanjian kesehatan untuk masing-masing industri selama tiga minggu berturut-turut, lisensi dapat dicabut. Kami telah menyediakan formatnya, jadi kami sangat mementingkan menjaga industri konsisten dengan kesehatan. Lisensi tersebut menciptakan dua jalur. Menurutnya, insiden PT HM Sampoerna Tbk mengatasi ketegasan pencabutan lisensi perusahaan, salah satu pekerja tidak mengakui perilaku aktif. Kepemilikan, sehingga menjadikan lingkungan bisnis kluster baru virus – — Bersamaan dengan itu, jika diketahui izin niaga telah diberlakukan, izin niaga juga harus dicabut berdasarkan rekomendasi pemerintah daerah. Setelah berulang kali mendapat saran dan kecaman dari pengawas industri di masing-masing daerah, maka diberlakukan peraturan kesehatan Covid-19. Pasal n “Cara pencabutannya bisa melalui usul gubernur atau bupati dan walikota. Kalau urusan perindustrian masih belum bisa melaksanakan perjanjian sanitasi, kalaupun didorong, sudah didorong”, kata dia. Izin niaga atau industri. “Tapi alhamdulillah, yang ingin saya sampaikan selama ini Badan Pengelola Daerah belum ada usulan pencabutan izin. N Industri. Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih kepada mereka yang sudah sangat sabar dan rajin memajukan industri di daerahnya masing-masing. Pejabat distrik, “katanya.

Dia mengatakan bahwa penting untuk memiliki aktivitas industri selama pandemi. — “Karena itu alami bagi mereka, industri itu penting. Dia mengatakan bahwa kehadiran industri di setiap daerah sangat penting karena terkait dengan pekerjaan dan PAD (pendapatan asli daerah). Perjanjian kesehatan tidak dinyatakan, Lisensi komersial telah dicabut “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *