Dalam kasus proyek fiktif, Menteri Erick Thohir telah menarik kembali posisi populernya sebagai pemilik perusahaan milik negara.

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek virtual masyarakat umum PT Waskita Karya (Persero) Tbk. -2015 .– Tiga tersangka termasuk mantan manajer PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani (DS), general manager Precast PT Waskita Beton Jarot Subana (JS) dan wakil kepala departemen kedua PT Waskita Karya Fakih U Sman (FU).

Menteri Perusahaan Publik (BUMN) Erick Thohir (Erick Thohir) memperingatkan agar tidak memenjarakan kursi panas pimpinan Crown Corporation.

Baca: KPK memiliki 5 kasus dugaan korupsi dan 14 proyek Waskita Karya fiktif – Baca: Profil pribadi Jarot Subana, manajer umum bagian beton pracetak Waskita yang dipilih oleh KPK pada sore hari – hampir sepanjang waktu, ini Mereka semua dikomunikasikan selama peluncuran logo departemen BUMN baru di kantor. Kepala berbagai departemen BUMN dijemur di bawah sinar matahari sore.

Erick mengatakan, saat terjadi pandemi Covid-19, dalam rangka pelaksanaan tata cara sanitasi, memang murni logo yang dikeluarkan di tempat ini. : Prediksi Didu tentang BUMN bakal meledak di tengah tahun- “Kesepakatan Covid-19 yang baik itu jemuran seperti jemuran, sehat banget”, kata Eric dalam peluncuran virtual pada 1 Juli 2020. Penanggung jawab INASGOC mengenang, terik matahari bagaikan ujian bagi para bos BUMN yang menempati kursi panas.

“Ini adalah bagian dari ujian, karena di antara para pemimpin BUMN, kursi sangat panas. Jika panas, itu juga bagian dari membangun budaya untuk menjadi lebih kuat, jadi itu tidak masalah. Dia berkata:” Penting Apakah berfungsi dengan benar. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *