Setelah OPEC + setuju untuk memangkas produksi minyak, ringgit langsung naik

Reporter Tribunnews melaporkan, Fitri Wulandari-TRIBUNNEWS.COM, Kuala Lumpur-Saat pasar dibuka tadi pagi, nilai tukar ringgit terhadap dolar AS sedikit menguat. Rekor lokal tersebut setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC +) sepakat untuk mengurangi produksi minyak sekitar 10 juta barel per hari antara Mei dan Juni.

Pada pukul 09.00 waktu setempat, ringgit berada di 4,3150, sedangkan harga penutupan kemarin berada di level 43.200.

diambil dari laman “Bintang” pada Selasa (14/4/2020), kesepakatan OPEC + adalah harga minyak. Kenaikan dan stabilitas ringgit memberikan dukungan. -Membaca: Ketahuilah bahwa Leica Camera merilis teknologi super vision canggih pada Huawei P40 Pro hari ini-kenaikan harga minyak global adalah sentimen positif minyak dan gas Malaysia kepada konsumen.

Harga minyak mentah Brent naik 1,54% menjadi US $ 32,16 per barel. Barrel.

Baca: Pakaian Ajaib Samsung Air Dresser Magic Kembali beralih ke sanitasi, tidak ada virus dalam waktu 2 jam-Minyak mentah WTI naik 1,47% menjadi $ 22,74 per barel. Pada saat yang sama, ringgit dipertukarkan dengan berbagai mata uang.

Nilai tukar terhadap euro naik dari 4.7252 menjadi 4.7128. Namun, nilai tukar yen-yen turun dari 4.0099 menjadi 4.0099.

Kurs pound ke pound juga turun sedikit ke 5.4054 (ke 5.4026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *