Menjelang Idul Fitri, konsumsi bahan bakar turun tajam, dan Avtur turun 95%

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Pertamina Fajriyah Usman, Vice President Corporate Communication, mengatakan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di semua produk turun tajam. Dibandingkan dengan penyaluran BBM dalam kondisi normal, untuk bensin premium, Pertalite dan seri Pertamax, emisinya harus diturunkan sebanyak 27,5% atau sekitar 67,7 kiloliter (KL) per hari. 8% atau 31,9 KL per hari, jenis Avtur diperkirakan 602 KL per hari, lebih rendah 95% dari biasanya. Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan ke Jakarta, Kamis, ia mengatakan: “Kita masih dalam suasana pandemi Covid 19, sehingga mobilitas kendaraan dalam kota dan antar daerah sangat rendah dan tidak membutuhkan banyak bahan bakar.” / 21 / 2020).

Baca: BCA Siapkan Uang Tunai Rp 39 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Lebaran-Meski Dikurangi, Fajriyah Mengatakan Pertamina Akan Tetap Operasikan 7.023 SPBU di Seluruh Indonesia, Dan Semua Stok Mencukupi Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, SPBU, 23 terminal elpiji dan 69 DPPU.

— Baca: Corona Expo, penjualan truk Fuso turun 28%

Guna meningkatkan tingkat pelayanan, Prancis Herea melanjutkan, Pertamina menyediakan jasa pengiriman atau delivery Pertamina melalui contact center 135. Untuk transaksi, Pertamina menyediakan LinkAja di SPBU dengan fungsi lain untuk model pembayaran nontunai melalui aplikasi My Pertamina. Ia menyimpulkan: “Poin, promo cash back untuk tukang ojek online, angkutan kota yang menggunakan MyPertamina atau LinkAja untuk membeli produk Pertamax”. Dan sesuai kesepakatan Covid-19 untuk memberikan bantuan APD ke bengkel dan agen serta agen SPPBE.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *