Pekerja keras dan semua upah yang belum dibayar

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Jika sebagian pengusaha tidak membayar tunjangan harian (THR) dan gaji penuh, buruh menolak keras. Presiden Federal mengatakan: “Karena krisis ekonomi pemerintah, KSPI menolak untuk membayar 50% dari THR dari majikan. Apalagi sekarang, beberapa pengusaha hanya membayar 25% dari upah mereka untuk memecat pekerja.” Iqbal, anggota Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), mengatakan Demikian dikatakan dalam pernyataan tertulis, Kamis (26/3/2020). Menurutnya, jika aksi sepihak ini berlanjut, KSPI dan pekerja Indonesia akan mengatur protes sebagai bentuk protes.

Baca: Berjemur dapat meningkatkan kekebalan. Berikut adalah rincian berjemur pada waktu yang tepat. Ketika upah pekerja tidak dibayar penuh, daya beli pekerja akan menurun, terutama selama Ramadhan dan Libanon. Permintaan Balan untuk pekerja meningkat secara dramatis.

“Dia berkata:” KSPI meminta pemerintah untuk tidak menyetujui proposal pengusaha yang ingin memberikan THR dan tidak membayar upah pekerja yang ditutup sepenuhnya.

Di darat, lanjutnya, pekerja yang dipecat oleh pekerja informasi di industri tekstil dan garmen di Jawa Barat hanya membayar sekitar 25% dari upah mereka.

Hanya 50% pekerja di Jawa Tengah menerima upah.- — Di Jawa Timur, bahkan ada pengusaha yang tidak membayar upah. Mereka mengklaim bahwa mereka tidak punya uang dan karena itu tidak bekerja. Mereka tidak punya pekerjaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *