Ekspor benih lobster membantu perekonomian nelayan dalam keadaan darurat Covid-19

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Keputusan pemerintah membuka kembali ekspor benih lobster pada masa darurat Covid-19 dinilai tepat dan patut mendapat pujian tinggi.

Andreau Pribadi, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Bidang UKM dan Perdagangan, mengatakan pembukaan kembali ekspor benih lobster dapat meningkatkan pendapatan nelayan.Dalam keadaan darurat Covid-19, perekonomian mereka sedang bergelut. Salah satunya.

“Pembukaan ekspor semacam ini memberikan kesempatan kerja bagi nelayan penangkap ikan dan nelayan budidaya. Nelayan nelayan dapat memperoleh penghasilan dengan menangkap benih lobster. Pada saat yang sama, nelayan budidaya dapat mengembangkan budidaya lobster dan pada gilirannya. Tambahkan keramba apung, yang akan membuka peluang kerja.

Baca: Hari terakhir sensus 2020 berlalu sensus.bps.go.id, silahkan simak tutorial sederhananya! Rubin mengancam akan kehilangan Bertrand dalam waktu 3 tahun Pito-Read: Jadwal Bundesliga minggu ini, Bayern Munchen mungkin akan memperluas jarak untuk membantu ekonomi nelayan dalam keadaan darurat Covid-19 “, kata Andre-Andre mengutip maritim dan Sambutan Menteri Perikanan Edhy Prabowo lor, acara dipandu oleh Universitas Lampung pada Kamis (28/5/2020).

“Saya pesan harga (benih lobster) minimal Rp 5.000 per ekor. Bagaimana kalau 100 juta ekor? Tentu nelayan punya uang 500 miliar rupiah. Nelayan bisa tersenyum lagi. Saudara bisa mendidik anak dan menunggu. Tunggu, “kata Eddie. Di bawah pelayanan Menteri Edshi Prabowo, banyak nelayan yang dipenjara karena menangkap benih lobster.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *