Permintaan pejabat pemogokan Airbus untuk pesawat baru turun tajam

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Produsen pesawat Airbus dikabarkan akan merumahkan pekerja. -Situs Bloomberg, Minggu (17/5/2020) akibat periode wabah Covid-19. Permintaan produk kedirgantaraan baru menurun, dan Airbus menyelesaikan pekerjaannya.

Menurut laporan, dalam rencana tersebut, Airbus juga telah melakukan negosiasi, dan proses negosiasi akan dimulai minggu depan. Belum diputuskan berapa banyak pekerja yang akan diikutsertakan dalam rencana PHK ini dan posisi yang akan terpengaruh.

Baca: Banyak BUMN yang mulai menerapkan program “normal baru”

Namun, banyak sumber mengaku tidak berhubungan dengan perusahaan, termasuk karyawan di kantor pusat Airbus di Toulouse, Prancis. Tinia di Prancis.

Baca: Hikmah Pandemi Corona di Mata Natasha Rizky: Peran Pasangan yang Bisa Hidup 24 Jam Sehari

Sekaligus, Demikian tertulis dalam pernyataan Airbus. Perusahaan akan terus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan masa depan Airbus dan mitra sosialnya.

Bacaan: Saat Idul Fitri, kendaraan di rest area akan dibatasi dan boleh istirahat maksimal 30 menit

Laporan CEO Airbus Guillaume Faury mengingatkan kita harus meningkatkan efisiensi Dalam konteks langkah pertama, perusahaan harus meminta cuti 6.000 pekerja. -Tetapi Faury berjanji akan melakukan tinjauan kebijakan pada Juni 2020, di mana saat itu pandemi corona diperkirakan mulai melemah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *