Langkah Wakil Menteri Perdagangan untuk mewujudkan UMKM yang berdaya saing internasional

Reporter Tribunnews.com Laporan Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan usaha mikro, menengah (UMKM) terbukti memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian Indonesia. Menurut data Kemenkop, saat ini terdapat 640 juta UMKM di Indonesia yang mencakup 90% angkatan kerja negara. /2020).

Lihat juga: Wakil Menteri Perdagangan: Transaksi nontunai membantu memulihkan perdagangan masyarakat

Selain itu, Wamen Perdagangan menegaskan bahwa pengembangan UMKM harus memiliki paradigma baru, yaitu paradigma daya saing internasional . –Menurutnya, pembukaan ekonomi tidak bisa dihindari dan perdagangan antar negara akan semakin intens.

Oleh karena itu, barang dan jasa yang dihasilkan oleh usaha kecil dan menengah juga harus memiliki daya saing yang tinggi.

“Ini latar belakang yang kita hadapi. Sekarang kita harus mengambil sikap yang positif. Pertama, contoh kita melihatnya sebagai akselerator peningkatan kualitas produk UMKM. Kedua, kita perlu melihatnya sebagai peluang internasionalisasi UMKM -Dia mencontohkan, pengembangan usaha kecil dan menengah harus memperhatikan dua hal agar bisa diinternasionalkan. -Pertama, Kementerian Perdagangan akan lebih meningkatkan dukungan bagi usaha kecil dan menengah dengan produk keunggulan komparatif agar lebih kompetitif, keunggulannya akan meningkat. — Kedua, UKM Indonesia membutuhkan semakin banyak digitalisasi dan teknologi tinggi dalam operasi dan produknya.

Selama ini, Kementerian Perdagangan meyakini bahwa UKM memiliki keunggulan kompetitif dalam perdagangan. Mempertimbangkan bahan baku , Desain produk, sistem logistik dan aspek lainnya, serta mengajak seluruh pelaku teknologi, termasuk pasar, bahkan perusahaan media sosial dan teknologi, untuk memberikan dukungan kepada UMKM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *