Subsidi bunga likuiditas KUR, BRI bagikan kepada 214.000 nasabah

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT. Bank Nasional Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengalokasikan lebih banyak stimulus untuk subsidi bunga Kredit Komersial Rakyat (KUR) tahap pertama, yang diterima dari pemerintah pada Selasa (30/6/2020), sebanyak lebih dari 214.000 orang. Debitur KUR. Subsidi suku bunga ini merupakan implementasi dari Kebijakan Menteri Perekonomian (Permenko) Nomor 08/2020 yang bertujuan untuk menyelamatkan UMKM peserta terdampak Covid-19. Laporan Keuangan No.255 (KMK) Tahun 2020, yang menunjukkan pendapatan atau omzet penerima KUR akibat terganggunya usaha oleh penerima KOV selama pandemi COVID-19 dan / atau dampak pandemi COVID-19 selama proses produksi Turun .– “Selain itu, secara administratif hingga 29 Februari 2020 masih ada pinjaman yang belum dilunasi, dan kualitas pinjaman tersebut dicatat sebagai performance loan.” Kata Sunarso. – Secara teknis, subsidi bunga tambahan telah dibayarkan. Pemerintah akan menempatkannya di rekening pinjaman debitur dan tidak dapat menarik uang tunai untuk menahan beban pembayaran bunga atau pembayaran offset. Bunga untuk bulan depan.

“Selain itu, diumumkan bahwa debitur yang berhak atas subsidi bunga tambahan akan mendapatkan manfaat dari paket stimulus 6%, dan berlaku 3% untuk 3 bulan ke depan (tahunan) hingga 31 Desember 2020,” Kata Sunars. Hai. Upaya penyelamatan ini diharapkan dapat memulihkan ketahanan ekonomi peserta UMKM yang terkena pandemi COVID-19. Investasikan 30 miliar rupiah untuk lebih memperkuat likuiditas.

“Bank for International Settlements mendukung penuh pemerintah dalam mengambil langkah-langkah untuk terus mendorong industri riil khususnya usaha kecil dan menengah, agar dapat bertahan dan berkembang dalam kondisi sulit saat ini,” tutup Sunarso. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *