Pada BMBI Film Festival 2020, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menargetkan transaksi pameran IKM senilai Rp50 miliar

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar virtual Indonesian Manufacturing Machinery Pride Festival (BMBI Fest) untuk mendorong penjualan mesin manufaktur industri kecil dan menengah (IKM) – pameran maya selama tiga hari, yakni hingga September 2020 Dari tanggal 15 hingga tanggal 17 diharapkan dapat menghasilkan pendapatan sebesar Rp50 miliar. “Tujuan kami agar pendapatan dari acara ini bisa mencapai minimal Rp50 miliar dalam waktu 3 hari,” Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di acara BMBI Fest. , Selasa (2020/9/15) .

Baca: Sejak 3 Juni 1956, IKM telah mengikuti program IKM e-Smart Kementerian Perindustrian

Ia mengatakan festival dibuat untuk memudahkan akses masyarakat Khususnya pelaku industri, silakan temukan produsen peralatan atau mesin IKM setempat. Pada saat yang sama, ini bertujuan untuk memperluas dan mempromosikan pemasaran mesin dan peralatan IKM di Indonesia.

Festival ini juga meluncurkan hub virtual produk mekanis IKM dengan nama toko resmi Galeri Mesin Lokal di Blibli. Kategori produk, antara lain mesin pengolah makanan dan minuman, mesin industri lainnya, mesin / perlengkapan medis, elektronik / kelistrikan, alat / mesin berteknologi tinggi, alat / mesin pertanian dan perikanan, dan alat transportasi. — “Ini harus menjadi peluang untuk perluasan pemasaran mesin dan peralatan IKM baru.” – Argus percaya bahwa IKM dapat menjadi pemimpin di bidang manufaktur dan harus mengisi rantai pasokan nasional.

“UKM tidak akan lepas dari” proses produksi atau rantai pasok industri skala besar. Ini tujuan kami, bagaimana IKM akan menutupi pohon industri yang masih kosong dan menjadi bagian dari supply chain industri. General Manager IKMA Gati Wibawaningsih menambahkan bahwa festival ini merupakan salah satu cara untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru dalam memperkenalkan dan mempromosikan kegiatan yang diadakan di website www.bmbifest.id, 47 IKM berpartisipasi dalam promosi produk IKM secara virtual maupun online. — “Festival virtual ini merupakan tindak lanjut dari program IKM e-Smart. Ia mengatakan:” Ini akan menghadirkan pengalaman digital marketing online bagi IKM dan pengunjung online. “

Program IKM e-Smart dimulai pada tahun 2017 Jalankan dan dorong peserta IKM untuk menggunakan teknologi digital. Gati menjelaskan bahwa IKM memiliki antusias yang besar untuk mengikuti program IKM e-Smart 2020 yang dilaksanakan di bawah promosi bersama Gernas BBI yaitu 3956 sejak dimulainya pendaftaran pada 5 Juni. IKM berlaku hingga 1 September 2020.

Sebanyak 2.014 pendaftar IKM telah dipilih dan 3.956 pendaftar dipilih dan saran mereka ditindaklanjuti. Paling banyak 13% dari angka ini adalah IKM untuk logam, logam, mesin, elektronik dan transportasi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Selenggarakan BMBI Fest 2020, Menperin Incar Transaksi Pameran IKM Rp 50 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *