Haruskah wanita hamil berpuasa? Ikuti tanda pasti ini

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Wanita hamil dilarang berpartisipasi dalam puasa Ramadhan – karena ingat bahwa puasa adalah kegiatan ibadah wajib yang dilakukan oleh umat Islam selama bulan Ramadhan.

Dr. RSU Bunda Margonda Depok, seorang ahli kebidanan dan ginekologi. Huthia Andriyana OG pada dasarnya menjelaskan bahwa puasa aman untuk wanita hamil. Seorang dokter hamil yang lulus dari Universitas Indonesia pada tahun 2015, bersama dengan dokter kandungan dan ginekologi, menjelaskan manfaat puasa bagi wanita hamil.

“Puasa membantu mengatur asupan kalori, tetapi tidak mengurangi kandungan gizi janin dan membantu mengurangi ketebalan visera perut,” jelasnya dalam sebuah artikel yang ditulis untuk Tribunnews.com.

Menurut Dr. Huthia, jika wanita hamil mampu, dianjurkan untuk berpuasa. Tanda-tanda ibu hamil menunjukkan tidak hanya puasa, tetapi karena faktor risiko tertentu, puasa dapat menjadi pengecualian untuk wanita hamil. Jika wanita hamil tidak bisa atau tidak bisa, jangan memaksakan puasa.

“Sebaiknya Anda periksa dokter kandungan terlebih dahulu untuk memastikan kesehatan ibu dan janin,” kata Dr. Hesia di Jakarta, Jumat (24/4). Dia menyelesaikan studi universitasnya di Universitas Gajada Motor pada tahun 2009 dan menyarankan wanita hamil untuk tidak berpuasa selama tiga bulan pertama jika mereka memiliki gejala yang mengganggu. -Gejala-gejalanya termasuk muntah lebih dari 3 kali sehari. -Apakah Anda punya pertanyaan? Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan agen konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

Kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Tribunnews.com Syariah Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *