Jika Anda mengenakan topeng yang roboh, itu tidak akan menempel pada sajadah. Apakah itu efektif? Ini penjelasan Buya Yahya

TRIBUNNEWS.COM-Sejak virus Covid-19 menyebar ke Indonesia, ada panggilan untuk beribadah di rumah.

Bahkan jika Anda harus pergi ke masjid untuk berdoa, kenakan topeng ketika berdoa di pertemuan tersebut.

Namun, setelah panggilan, masih ada banyak orang yang terkait dengan masjid. Doa dengan topeng.

Apakah sholat sah?

Buya Yahya meluncurkan YouTube TV Al-Bahjah dan merilisnya secara online (4 April 2020), dan menjelaskan masalah yang terkait dengan mengenakan topeng untuk sholat sah.

Buya Yahya menekankan bahwa perhatian penuh harus diberikan kepada Bua dalam doa, dengan mengatakan: “Ketika berbaring tengkurap, perbaiki dahi pada selimut doa.” – Tetap berpegang pada dahi, ini adalah satu-satunya bobot sekte Imam Shafi. “Dia melanjutkan:” “Di sekolah Imam Shafie, dahi harus macet.” Buya Yahya berkata bahwa sebagian besar imam besar berkata bahwa hidungnya jangan ditekuk. , Tidak perlu menusuk hidung Anda. “Dia berkata.

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan langsung berkonsultasi dengan Ust. Sul, konsultan Islam LSI. Silakan kirim permintaan Anda ke consulting@tribunnews.com

about Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi bagian Konsultasi Islam Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *