Menurut Fatwa MUI dan kondisi berkhotbah, ikuti prosedur shalat di balai kota atau jemaah

TRIBUNNEWS.COM-Menurut Fatwa Dewan Ulimas Indonesia (MUI), ini adalah prosedur doa Idul Fitri yang terpisah di rumah, atau prosedur doa untuk Munfarid dan pertemuan. -Sejak Tribunnews.com menerima publikasi, aturan untuk penilaian doa telah terdaftar dalam Fatwa MUI No. 28 tahun 2020, dan tanggal yang ditetapkan adalah Rabu (13/5/2020).

Sejak Fatawa, shalat Idul Fitri dapat mengingat bahwa virus korona terus menyebabkan kerusakan serius, sehingga dapat dilakukan sendiri atau di rumah.

Di masa lalu, MUI di Jawa Tengah juga menyerukan sholat Idul Fitri dalam keadaan darurat Covid-19.

Membaca: Sholat Idul Fitri di rumah, dilengkapi dengan metode dakwah dan realisasi

mengutip telepon di Kompas.com, yang termasuk dalam siaran Tausiah, yang disiarkan oleh MUI Jawa Tengah Edisi 04 / DP-P.XIII / T / V / 2020

Ponsel ini berisi saran tentang Muslim melakukan Idul Fitri. Al-Fitr sholat bersama keluarganya di rumah. MUI KH Ahmad Daroji dari Jawa Tengah mengatakan bahwa jika ia bertemu dengan keluarganya, para pendeta yang tidak membaca surat yang panjang dapat melafalkan puisi pendek sesuai dengan kemampuan mereka. Sebuah tulisan suci singkat dapat digunakan untuk membimbing doa Idul Fitri. Karena itu, orang tidak perlu khawatir tentang proses sholat Idul Fitri. Kepala keluarga tentu saja dapat menjadi seorang imam, “kata Daroji, Jumat (8/5/2020). — Daroji sedang menunggu masyarakat (terutama para Center Jawa) untuk mematuhi saran MUI untuk menekan penyebaran mahkota. — -? Anda dapat meminta dan mengarahkan konsultasi dalam konsultasi Islam Ust. Zul Ashfi (Zul Ashfi), SSI, LC

Kirim pertanyaan Anda ke consulting@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Departemen Penasihat Islam Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *