Tanda-tanda malam Lailatul Qadr selama bulan Ramadhan, matahari selembut bulan

TRIBUNNEWS.COM-Wahid Ahmadi, ketua Asosiasi Dai Indonesia (IKADI) di Jawa Tengah, menyampaikan sinyal malam dari Laylat al-Qadar.

Dia mengungkapkan bahwa pada pagi hari di Laylat al-Qadar, matahari sangat lembut.

Sebenarnya, menurutnya, cahaya yang dipancarkan di Laylat al-Qadar di pagi hari adalah seperti apa yang dia katakan: “Udara sangat lembut. Tidak membakar sepanas bulan. Ini selembut bulan, jadi tidak ada cahaya yang bersinar.” Mengutip YouTube dari YouTube, Rabu (5/10/10).

Disebutkan dalam narasi lain bahwa cuaca di malam hari sejuk, tidak dingin atau panas.

“Jika kita bisa merasakan malam (Laylat al-Qadar), maka cuaca akan nyaman sekali,” katanya.

Baca: Kapan Laylatul Qadar turun? Ikuti keistimewaan dan doa yang direkomendasikan oleh Rasulullah SAW-Reading: Bacaan doa dan adat istiadat ditambahkan malam Laylat al-Qadr dan 10 hari terakhir Ramadhan, malaikat akan mendarat di bumi pada malam Laylat al-Qadr. — “Ini aman, karena malam ini adalah keturunan malaikat, jadi itu berarti udaranya segar dan langit cerah.” Malam itu, dengan izin Allah SWT, ini adalah bumi. Malaikat dan Jibril akan berangkat pada malam Laylat al-Qadr dengan izin Allah SWT. Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi langsung dengan Ust. Konsultasi Islami Iz.

Kirim permintaan Anda ke consulting@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi bagian Islamic Consulting di Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *